Foto : ASPPI Malang Raya. (yog)

BACAMALANG.COM – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPC Malang Raya optimis kunjungan wisatawan akan naik drastis. Pada tahun 2019 saja, ASPPI mencatat bahwa kunjungan wisatawan ke Malang Raya kurang lebih sebanyak 12 juta pengunjung.

“Itu wisatawan dari mancanegara dan domestik. Tahun 2020 ini yang pasti dengan didukung oleh program pemerintah maupun swasta dan berkembangnya tempat-tempat wisata baru dan ditambahnya juga kampung – kampung wisata, saya yakin (meningkat) paling tidak dua kali lipat,” kata Ketua ASPI DPC Malang Raya, Wulan Plankton, Kamis (16/1/2020).

Secara organisasi, ASPPI juga berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dengan adanya penambahan dalam struktural kepengurusan periode tahun 2020 – 2024 ini. Untuk diketahui, selama ini ASPPI hanya memiliki susunan organisasi yakni Ketua, Wakil, Sekretaris dan Bendahara. “Pengurus memang ada empat, nanti akan ditambah dua yaitu Bidang Usaha Umum sama Bidang Humas,” terang Ketua yang baru terpilih dalam Muscab yang digelar di Hotel Atria Malang hari ini.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa ASPPI memang mempunyai impian besar bahwa wisatawan domestik maupun mancanegara akan semakin banyak mengeluarkan uang untuk dibelanjakan di Malang Raya. “Jadi untuk langkah – langkahnya, tetep kita akan bersosialisasi terus dan kita akan menggaungkan terus nama besar ASPI di berbagai macam elemen,” paparnya.

Disamping itu, program kedepan yang juga akan dilakukan adalah lebih memantapkan kebutuhan anggota yang saat ini tercatat sebanyak 47 orang dari berbagai penjuru Malang Raya. “Jadi dari anggota untuk anggota secara bersinergi dan yang pasti (meskipun) berbeda-beda, tetap satu frekuensi,” tandasnya.

Yang perlu diketahui dari ASPPI, jelas Wulan, didalam organisasi ini tidak hanya dari satu jenis usaha saja, melainkan ada berbagai macam. Yakni mulai dari hotel, travel agent, restaurant, oleh-oleh, cetering hingga vendor tempat wisata. “Jadi kami memang mengutamakan untuk pengusaha di bidang itu, tapi tetep berkaitan dengan bidang pariwisata,” jelasnya. (yog)