Foto : Wali Kota Malang didampingi pengurus KONI (yog)

BACAMALANG.COM – Atlet Kota Malang peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2019, akhirnya menerima bonus yang dijanjikan Pemda. Selain atlet, para pelatih dari cabang olahraga (cabor) berprestasi juga menerima bonus.

Besaran diterima atlet, yaitu peraih medali emas Rp 30 juta, medali perak Rp 10 juta dan medali perunggu Rp 7,5 juta. Sedangkan pelatih, cabor peraih medali emas sebesar Rp 10 juta, medali perak Rp 5 juta dan medali perak Rp 3 juta.

Pemberian bonus di serahkan secara simbolis oleh Wali Kota Malang, H Sutiaji didampingi oleh para pengurus KONI Kota Malang di Gedung Kartini Kota Malang, Rabu (14/8/2019) malam.

Dalam sambutannya, Sutiaji sangat mengapresiasi perjuangan para atlet meski Kota Malang hanya puas menempati posisi ke-4 dari sebelumnya yang selalu menjadi langganan runner up.

Menurutnya, kedepan pembinaan atlet sejak dini harus dibuat sistem untuk bisa memperbaiki posisi bahkan harus bisa jadi juara umum.

“Tanggungjawab pembinaan atlet sejak dini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari KONI semata, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pendidikan juga harus terlibat di dalamnya,” ungkap Pak Aji, sapaan akrabnya.

“Saya percaya, bahwa penurunan prestasi kita adalah untuk mampu meloncat atau berprestasi lebih daripada yang sebelumnya. Para atlet jangan patah semangat, kita lakukan perbaikan semuanya dan kita tunjukkan prestasi kita di Porprov 2021 mendatang,” terang Sutiaji.

Ketua Umum KONI kota Malang, Edy Wahyono pun menyambut positif yang disampaikan Wali Kota dalam sambutannya.

“KONI sangat mengapresiasi sistem yang akan diterapkan dalam hal pembinaan atlet sejak dini, yang tidak hanya ditangani KONI semata,” tuturnya.

Ia menambahkan, akan membahas teknis sistem tersebut agar Kota Malang dapat mencapai hasil maksimal di Porprov berikutnya.

Pewarta/Editor : Prayoga