Foto : Para atlet Forki Kota Malang yang turun di ajang Porprov 2019 (ist)

BACAMALANG.COM – Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Pengcab Kota Malang, Dr H Nurcholis Sunuyeko berharap para atlet yang diturunkan dalam ajang Porprov Jatim 2019 bisa meraih lima medali emas.

“Target memang 16 poin atau setara dengan empat emas. Tapi harapan kami bisa meraih minimal lima emas,” kata Nurcholis Sunuyeko saat melepas para atlet Forki yang dikirim ke Porprov Jatim di Tuban, Kamis (4/7/2019).

Pria yang juga Rektor IKIP Budi Utomo Malang ini optimistis para atlet bisa memenuhi harapan karena persiapan yang dinilai sudah lebih dari cukup. Kedepan, prestasi demi prestasi harus diukir, tidak hanya nasional, melainkan juga internasional.

“Harus semangat. Siapapun lawan yang dihadapi harus fight, sehingga bisa meraih prestasi terbaik. Ingat, kita ini Arema!,” terangnya.

Jika mengukir prestasi di ajang Porprov ini, lanjut dia, tentu juga memberikan manfaat dan bisa mengharumkan nama baik Kota Malang. Tak hanya sekedar memberikan wejangan, ia pun juga berjanji akan mensupport langsung perjuangan para atlet bersama Ketua II Forki Kota Malang Dr Ahmad Lani MKes.

“Kalau bisa meraih lima emas, tidak hanya dapat bonus dari Pemerintah Kota Malang. Namun juga ada bonus khusus dari Ketua Umum Forki Kota Malang,” jelasnya di hadapan Wakil Ketua KONI Kota Malang Nur Wahyudi.

Sementara itu, Sekretaris Forki Kota Malang, Ujang Suryana mengatakan bahwa selama bertanding para atlet akan didampingi oleh pelatih kepala, Ajunudin bersama pelatih Novan, Rani Murti dan Oky Novianto.

“Kami berharap para atlet Forki Kota Malang ini tak hanya bisa meraih empat medali emas, tapi bisa lebih dari itu. Ya meski hal itu cukup berat, kami tetap harus ikhtiar,” jelasnya.

Perlu diketahui, 15 Atlet Forki Kota Malang yang akan diturunkan yakni Shofiyah Nur Yustina (kata perorangan 50 kg), Arsy Fauziah (kata beregu 47 kg), Shulin Aisyah (kata beregu putri), Aqila Dhau Farahnizar (kata beregu 44 kg putri), Prita Nabila Kurniawati (kumite – 50 kg), Ira Imadyanti (kumite – 55 kg). Selain itu, Aisya Salwa (kumite – 54 kg), Garini Kartika (kumite – 68 kg), Moch Bagus Alhamda (kata beregu 52 kg), Moch Fikri (kara beregu 52 kg putra),
Ikhfad Jerycho Hadiz (kata beregu 50 kg putra), Rifaldi Ramadhan (kumite – 55 kg putra), Bachaqi Ade (kumite – 60 kg putra), Ramadhan Dian (kumite – 75 kg putra) dan Geofani Putra Ardhana (kumite – 84 kg putra).