Foto : Bambang Istiawan, Kepala BPBD Kabupaten Malang. (Hadi)

BACAMALANG.COM – Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana secara swadaya dan mandiri selayaknya dilakukan oleh warga Kabupaten Malang.

Terkait hal tersebut maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang berupaya meningkatkan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Malang.

Demikian diungkapkan Bambang Istiawan Kepala BPBD Kabupaten Malang kepada awak media Rabu (11/9/2019).

“Saat ini sudah 35 desa dibentuk Destana. Nanti kami akan terus giatkan lagi pembentukan Destana di Kabupaten Malang,” tegas pria mantan Kepala Satpol PP tersebut.

Seperti diketahui, Destana selayaknya ada pada semua desa di Kabupaten Malang.

Diharapkan dengan Destana desa tersebut mandiri dan tangguh dalam menghadapi ancaman bencana sesuai karakteristik geografis setempat.

Yaitu jika berwilayah gunung, maka harus diantisipasi bencana adanya tanah longsor, letusan gunung dan banjir lahar dingin.

Sementara jika berada di pantai, maka selayaknya mewaspadai tsunami, dan banjir rob.

Adanya Destana diharapkan informasi, simulasi dan pelatihan penanganan kebencanaan dikuasai secara baik oleh warga.

Selanjutnya keberadaan Destana akan bermanfaat positif untuk memberikan informasi, pelatihan dan simulasi secara massif dan intensif.

Artinya akses dan jangkauan untuk penanganan, bisa semakin luas guna meminimalisir dampak buruk bencana.

Sasaran program Destana lebih intensif ditujukan kepada Pokja (kelompok kerja) yang selanjutnya akan memberikan informasi, pelatihan dan simulasi kepada warga setempat.

“Saya berharap dengan adanya Destana, tumbuh kesiapsiagaan secara swadaya dan mandiri dari warga untuk meminimalisir jatuhnya korban material dan jiwa,”pungkas Bambang.

Pewarta : Had Tris