Foto : Underpass Karanglo (ist)

BACAMALANG.COM – Walaupun PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) menargetkan Pembangunan underpass Karanglo selesai di pertengahan bulan Agustus 2019, namun Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan, walau belum 100 persen selesai, namun saat ini Underpass sudah bisa di lalui secara maksimal.

“Walau belum 100 persen selesai, namun saat ini Underpass sudah bisa di lalui secara maksimal,” tegas Hafi kepada awak media beberapa waktu lalu.

Ia mengharapkan dengan begitu, penumpukan kendaraan berkurang, dan bisa mengurai kemacetan.

Selain itu, lanjut Lutfi, pihaknya juga telah membenahi kontrol traffic light di persimpangan Karanglo untuk mengurangi penumpukan kendaraan.

“Trafic light Karanglo sudah kami upgrade menjadi ATCS (Area Trafic Control System). Sudah lama, hampir 1 bulanan,” terang Hafi.

Seperti diketahui, setelah diberlakukan tarif akses jalan tol Malang-Pandaan (Mapan), pihak PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) kini menargetkan Pembangunan underpass Karanglo selesai di pertengahan bulan Agustus 2019.

Direktur Utama (Dirut) PT JPM, Agus Purnomo mengatakan, proyek underpass Karanglo yang sebelumnya sempat molor dua bulan dalam pengerjaannya, saat ini tengah dalam tahap finishing.

“Underpass saat ini tinggal finishing. InsyaAllah pertengahan Agustus nanti selesai,” ungkapnya.

Menurut Agus, Underpass Karanglo saat ini telah dioperasionalkan secara fungsional, karena masih 97 persen dan tinggal menambahkan ornamen-ornamen khas Malang.

“Tinggal menambahi ornamen khas Malang didinding Underpass, seperti relief batik Malang dan miniatur candinya di area frontage,” jelasnya.

Pewarta : Had Tris