Foto : Kepala Lapas Wanita Klas IIA Malang, Ika Yusanti. (Hadi)

BACAMALANG.COM – Ada pemandangan berbeda dalam ajang pembukaan Expo Pemkab Malang di stadion Kanjuruhan Rabu (4/9/2019).

Hal tersebut tidak lain adalah turut dilibatkannya warga binaan lapas kelas IA Malang dalam pentas dan atraksi seni.

Adanya upaya tersebut mendapat apresiasi positif dari Kepala Lapas Wanita Klas IIA Malang, Ika Yusanti.

Secara ringkas ia memberikan apresiasi positif karena upaya tersebut menjadi momentum mengesankan bagi warga binaan untuk terus berbuat positif dan percaya diri selepas habis menjalani masa hukuman.

“Saya memberikan apresiasi kepada diberikannya kesempatan warga binaan ikut menyemarakkan giat expo. Diharapkan bisa menjadikan mereka terpacu berbuat hal positif dan menambah percaya diri setelah bebas nanti,” tegas Ika kepada awak media.

Seperti diketahui, puluhan warga binaan Lapas Wanita turut hadir dan tampil di panggung menyuguhkan atraksi paduan suara dan menari.

Tidak hanya sekedar hadir, para warga binaan itu bahkan mampu unjuk keterampilan di hadapan para pejabat Kabupaten Malang, perwakilan Kementerian Perdagangan, kejaksaan, kepolisian, serta tamu undangan dan masyarakat di acara pembukaan expo pembangunan 2019.

Enam warga binaan tampil membawakan tari tradisional Kabupaten Malang, yaitu tari Bapang atau topeng dengan begiru rancak dan memesona.

Membuat seluruh yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas keterampilan itu. 

Tidak berselang lama, setelah selesai tari Bapang, 24 warga binaan Lapas Wanita kembali tampil dan membawakan beberapa lagu dalam paduan suara yang apik.

Salah satu lagu yang dinyanyikan adalah lagu Madep Manteb Manetep.

Apresiasi yang tinggi dan kesempatan langka yang diberikan oleh Pemkab Malang itulah yang membuat 30 warga binaan tersebut merasakan amuk perasaan yang membuat mereka menitikkan air mata.

Bangga dan bahagia serta rasa tidak percaya menjadi satu dalam dada mereka.

Kepala Lapas Wanita Klas I A Malang, Ika Yusanti menyatakan, expo pembangunan yang digelar dari tanggal 4-8 September 2019 ini telah membuat warga binaannya begitu bahagia dan bangga.

Pelibatan mereka dalam pembukaan acara akan menjadi momen yang akan diingat mereka sekaligus bisa jadi tonggak untuk semakin menguatkan kepercayaan dirinya.

Ika melanjutkan, berbagai kegiatan yang selama ini bertujuan untuk memberikan keterampilan bagi warga binaan, memang kerap dilakukan di Lapas.

Tapi, untuk di luar lapas baru pertama kali dilakukannya. Ternyata, kegiatan itu membuat warga binaan begitu bahagia dan bangganya.

“Mereka setelah tampil langsung memeluk saya. Terlihat begitu bahagia dan bangga. Semoga kegiatan ini juga bisa membuat mereka bisa terus berusaha hal baik dan positif nantinya setelah keluar dari lapas,” pungkas Ika.

Pewarta : Had Tris