Kejurnas Sepatu Roda Bupati Malang Cup VII di Kanjuruhan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda Bupati Malang Cup ke VIII menjadi ajang pembuktian 500 atlet yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara.

Mereka beradu cepat untuk merengkuh juara dalam ajang bergengsi tersebut. Kejurnas Sepatu Roda Bupati Malang Cup ke VII ini juga berbarengan dengan perebutan Piala Tetap Forkompinda 2019 Indonesia Roller Sport Seri V.

Kejuaraan dilangsungkan di arena sepatu roda Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Ajang ini dimulai pada Jumat (8/11/2019) dan akan berakhir besok Minggu (10/11/2019).

Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengatakan, melalui kejuaran ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi para atlet lainnya, hingga nasional dan mendunia. Serta, mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang kelak mengharumkan bangsa Indonesia,” ujar Sanusi.

Pria yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Malang ini juga mengapresiasi Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang yang telah mengadakan kejuaraan sepatu roda tersebut setiap tahunnya. Dia pun ingin kedepan agar arena sepatu roda Kanjuruhan bisa direnovasi.

“Kami akan mengusulkan ke Kemenpora guna pengembangan sirkuit roller Kanjuruhan menjadi sirkuit indoor lengkap dengan tribun melingkar bagi penonton,” ungkapnya.

Ketua Perserosi Kabupaten Malang (bawah) bersama Forkompinda (ist)

Di sisi lain, Ketua Perserosi Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo menyampaikan, 500 atlet yang mengikuti kejuaraan kali ini berasal dari 48 klub, 40 kota/kabupaten, dan 9 provinsi. Untuk kejuaraan sendiri dibagi dalam beberapa klasifikasi, yaitu kelompok umur fun skate, standart, dan speed. Sedangkan kelas yang diperlombakan adalah pemula, standard, speed serta master.

“Kejuaraan ini selain memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang, juga untuk menjaring atlet-atlet sepatu roda sejak usia dini yang memiliki potensi dan berprestasi,” kata pria yang akrab dipanggil Bogank itu.

Ditambahkannya, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp 75 juta.

Disamping itu, Bogank menyatakan, arena sepatu roda Kanjuruhan siap menjadi bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua. Hal itu dikarenakan, arena sepatu roda yang ada disana dinilai belum siap menggelar kejuaraan.

“Ketika nantinya kami dipilih sebagai tuan rumah resmi cabang olahraga sepatu roda PON 2020, kami siap untuk penambahan beberapa fasilitas. Bupati Malang serta Forkopimda juga siap bersama-sama untuk mensukseskannya,” tandasnya.

Penulis: Dhimas Fikri