Mahasiswa Alih Keperawatan UB saat kunjungan di Turen (ist)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 98 Mahasiswa Program Alih Jalur Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang mengunjungi Shelter Rumah Singgah Warga Peduli AIDS (WPA) Yayasan Cahaya Kasih Peduli Turen.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan mata kuliah Keperawatan HIV-AIDS yang sudah dipelajari sebelumnya di bangku kuliah.

Mata Kuliah baru ini diharapkan dapat mendukung upaya untuk meningkatkan pencegahan HIV dan meningkatkan kualitas hidup Orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Apalagi Mahasiswa Peserta Didik program alih jalur ini sebagian besar adalah para perawat yang sudah bekerja di Rumah Sakit dan Puskesmas di Malang Raya.

Ketua rombongan, Setyoadi ,M.Kep yang sekaligus Dosen Keperawatan FKUB mengatakan, kunjungan ke Shelter Rumah Singgah ODHA ini guna meninjau langsung ke lapangan dan wawancara kepada para ODHA, populasi kunci transgender waria, penasun serta kader dan masyarakat sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi adanya rumah singgah ODHA ini sebagai wadah kreatifitas kelompok ODHA dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS serta menekan kejadian stigma diskriminasi,” terang Setyoadi, belum lama ini.

Dikatakannya, perkara stigma juga masih tinggi di layanan kesehatan baik rumah sakit maupun Puskesmas seperti ruangan perawatan yang harus disendirikan atau bahkan tidak mendapatkan pelayanan perawatan yang sama.

Sementara itu, Tri Nurhudi Sasono selaku Ketua Yayasan CAKAP WPA Turen sekaligus dosen STIKes Kepanjen berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan stigma terhadap HIV maupun kepada ODHA khususnya dari petugas kesehatan.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan stigma terhadap HIV maupun kepada ODHA khususnya dari petugas kesehatan,” ucap Tri.

Alumni PSIK-B FKUB ini juga menyampaikan, adanya kunjungan tamu ini berharap mendapatkan dukungan dan support sistem dalam rangka meningkatkan kualitas hidup ODHA serta memberikan fasilitas produktifitas karya ODHA yang bisa meningkatkan pendapatan ekonominya.

Kegiatan yang selain dihadiri peserta Mahasiswa Alih Jalur PSIK UB juga diikuti oleh Komunitas Turen Bersatu, LSM Netral, Jaringan Indonesia Positif (JIP), Puskesmas Turen, Kesos Kecamatan Turen.

Rombongan disambut Kepala Desa Talok, Agus Harianto, yang juga menyampaikan pentingnya kepedulian antar sesama, termasuk WPA Turen ini.

“Paling tidak kita sama-sama bisa berkolaborasi dan bekerja sama dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan HIV di wilayah Kecamatan Turen dan sekitarnya,” kata Agus.

Agus menambahkan, adanya Shelter Rumah Singgah ODHA di Talok ini diharapkan agar para kader bisa terus peduli untuk selalu memotivasi dan memberikan semangat bagi ODHA demi kualitas hidup yang sejahtera. (Had/Mid)