Foto : Jalibar (ist)

BACAMALANG.COM – Berdasar hasil evaluasi dan pemetaan, pelaksanaan Malang Beach Festival (MBF) September nanti dipindah dari semula di Jalur Lingkar Selatan (JLS) ke Jalibar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara, kepada awak media baru-baru ini.

“Ada dua alasan pemindahan event pawai budaya tersebut. Yaitu, ruas jalan di Jalibar lebih lebar dari pada JLS, selain itu animo masyarakat untuk melihat pawai budaya sangat minim jika di gelar di JLS,” jelasnya.

Seperti diketahui, seusai dilaunching oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menjadi event wisata Nasional, Malang Beach Festival (MBF) tahun 2019,peringatan peringatan Hari Jadi ke 1259 Kabupaten Malang bakal digelar di kawasan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen.

“Pelaksanaan MBF ke 3 ini bakal di gelar Jalibar, Kepanjen pada tanggal 26 September 2019 mendatang. Kegiatan MBF sebelumnya di gelar di Jalan Lintas Selatan (JLS),” ungkap Made.

Lanjut Made, dengan digelarnya di Jalibar yang memiliki akses jalan dua arah ini diharapkan animo masyarakat semakin meningkat dan tidak mengganggu pengguna jalan.

“Kami prediksi animo masyrakat akan naik, karena akses menuju lokasi sangat mudah. Kegiatan MBF ini yang berubah hanya pawainya saja, sedangkan event Iainnya seperti surflng, paralayang dan event Iainnya masih tetap di kawasan JLS,” ulasnya.

Dijelaskan, pihaknya akan mengundang Kementerian Pariwisata untuk menyaksikan berbagai event yang diselenggarakan dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Malang tersebut.

“Dalam event ini,kami hanya mengundang Kementerian Pariwisata, karena kementerian pariwisata baru bisa memasukannya ke agenda Nasional jika event tersebut diselenggarakan tiga kali berturut-turut. Nah MBF ini memasuki tahun ketiga, nantinya akan ada evaluasi dari Kemenpar untuk dimasukan ke agenda resmi kemenpar RI,” pungkasnya.

Pewarta : Had Tris