Foto : Kopi Malang mantapkan Go Internasional. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebagai upaya memantapkan kopi dari Kabupaten Malang Go Internasional, Pemkab Malang melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan/DTPHP Kabupaten Malang, Sabtu (7/9/2019) mengadakan lomba cupping kopi di Expo Kabupaten Malang di luar stadion Kanjuruhan.

Seperti diketahui, potensi kopi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sangat besar. Ini didukung dengan kondisi alam yang merupakan perpaduan antara pegunungan dan pantai.

Menariknya, kopi Robusta dan Arabika dari Kecamatan  Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo dan Dampit (AMSTIRDAM) sudah sangat dikenal di pasar internasional.

Berdasar data Disperindag Kabupaten Malang, dalam beberapa tahun terakhir ini, ada peningkatan ekspor kopi dari Kabupaten Malang.

Tahun 2017 volume ekspor kopi mencapai 59.103.778 kg dengan nilai ekspor US$129.266.002,35.

Tahun 2018, volumenya  meningkat, menjadi 66.291.778 kg dengan nilai US$ 131.113.756,83.

Dalam lomba kali ini, sebanyak 22 kelompok tani (poktan) dari empat kawasan, yakni Gunung Arjuno, Gunung Bromo, Gunung Kawi, dan Gunung Semeru mengikuti lomba cupping kopi .

Lomba yang diadakan di area luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, ini dibuka Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM.

Pembukaan ditandai dengan mencicipi kopi oleh Plt Bupati Malang dan diikuti oleh tamu undangan yang hadir.

“Tentunya saya mengapresiasi digelarnya lomba ini. Karena bertujuan untuk mengangkat nama Kopi Kabupaten Malang,” ujar Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM.

Dikatakannya peserta lomba maupun petani, agar terus menjaga cita rasa kopi di Kabupaten Malang dan meningkatkan kualitas penyajian kopi.

“Dalam meningkatkan kualitas kopi, bisa belajar ke daerah lain, supaya kedepannya bisa lebih maju,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Dr Ir Budiar MSi mengatakan, lomba ini untuk mengasah kemampuan para petani maupun penyaji kopi dalam meracik maupun membuat kopi.

“Masing-masing peserta maupun barista menampilkan citra rasa sesuai dengan asal daerahnya,” ungkapnya di tempat yang sama.

Ia berharap melalui lomba cupping kopi yang diselenggarakan DTPHP Kabupaten Malang ini, kopi Kabupaten Malang akan semakin dikenal hingga mancanegara. 

Pewarta : Had Tris