Foto : Kegiatan mural (ist)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 20 seniman mural siap mempercantik di dinding tembok yang kosong di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso tepatnya di RW 05 atau yang lebih dikenal dengan Kampoeng Limo pada Minggu (4/8/2019). Acara mural ini di selenggarakan sebagai program KKN Unisma Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) dalam rangka melestarikan budaya melalui mural dengan tema “Globalisasi Budaya”.

“Mural ini juga untuk merayakan hari kemerdekaan RI ke-74, sekaligus menguatkan kesadaran masyarakat akan budaya agar selalu terjaga dan lestari dalam bentuk seni rupa mural,” kata Ketua Pelaksana program KKN, M Farhan kepada BACAMALANG.com.

Lanjut Farhan, seniman mural yang terlibat ini berasal dari beberapa kampus tenama di kota Malang, diantaranya UKM seni Sanggar Minat (Universitas Negri Malang), Prodi Seni rupa Murni (Universitas Brawijaya), UKM seni Theatrisic (Pilitekhnik Negri Malang) dan UKM seni Kompeni (STIKI).

“Mengenai tema Globalisasi adalah komunikasi yang terjadi melalui media apapun, di dalam atau luar negeri. Dan dalam budaya kita pasti ada yang namanya adat istiadat, nah diantara semua itu kesenian pasti masuk dan kesenian kita bisa cepat (berkembang) juga karena pengaruh dari budaya luar. Jadi dari efek Globalisasi ini, jangan sampai adat istiadat atau kesenian kita terlupakan atau diambil alih oleh Negara lain,” paparnya.

Dengan kata lain, ia berharap dengan diselenggarakannya acara ini bisa terwujudnya kesadaran masyarakat umum akan pelestarian budaya. “Sehingga budaya bisa terjaga, dan regenerasi bangsa kedepan, anak cucu kita, bisa mengetahui dan melestarikannya,” tuturnya.

Pantauan BACAMALANG.com dilokasi, ukuran mural ini memanfaatkan dinding tembok sepanjang 40 meter dengan lebar 3 meter. Karena ukuran yang cukup besar ini, tiap seniman diberi waktu sehari penuh untuk menyelesaikan karyanya dengan menggunakan kuas dan cat air. 

Editor : Prayoga