Copy surat edaran Bupati Malang (ist)

BACAMALANG.COM – Setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional. Pemerintah Kabupaten Malang kemudian menelurkan surat edaran yang didalamnya diwajibkan bagi laki-laki pegawai negeri sipil agar memakai sarung saat berdinas.

Hal tersebut telah dijelaskan dalam surat edaran Bupati Malang nomor: 451/8482/35.07.032/2019 tentang himbauan mengenakan pakaian bernuansa muslim dalam rangka Hari Santri Nasional tahun 2019.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang, Fuad Fauzi menyampaikan, surat edaran ini hanya berlaku bagi PNS laki-laki yang beragama muslim. Sedangkan untuk non-muslim, Fuad bilang, dresscode yang digunakan bebas atau menyesuaikan pakaian dinas di hari itu.

Lebih jauh Fuad menjelaskan, PNS laki-laki muslim diwajibkan memakai sarung dengan pakaian atas berupa baju kokoh warna putih. Sementara untuk PNS wanita muslim, diwajibkan mengenakan baju muslimah.

“Ini baru pertama kalinya. Ini bukti kalau Pemkab Malang ikut memeriahkan Hari Santri Nasional,” ucap Fuad, Senin (21/10/2019).

Fuad kemudian sedikit merefleksi terkait peringatan Hari Santri ini. Dituturkannya, Hari Santri tidak terlepas dari peran kiai dan santri di masa lalu yang juga berjuang memerdekakan bangsa Indonesia.

“Latar belakang penetapan Hari Santri ini adalah pengakuan resmi pemerintah atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Penulis: Dhimas Fikri