Foto : Wakil Wali Kota Malang berangkatkan tour mobil kuno. (Hum)

BACAMALANG.COM – Wawali Malang, Sofyan Edi Jarwoko memberangkatkan touring komunitas penggemar mobil kuno di halaman depan Balaikota Malang. “Exotic 40th PPMKI” menjadi tagline pada kegiatan tersebut.

Kota Malang menjadi salah satu kota selain Kota Batu yang dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan mulai tanggal 22 sampai 24 November 2019.

Dalam sambutannya, Wawali yang kerap disapa Bung Edi itu menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih karena Kota Malang di pilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Dipilihnya Kota Malang membawa kebanggaan tersendiri bagi pria berkacamata tersebut. “Hal ini menunjukkan bahwa iklim di Kota Malang masih terjaga kondusifitasnya; tentu itu semua berkat kebersamaan yang solid di antara Forkopimda Kota Malang dengan berbagai elemen masyarakat” tuturnya.

“Kota Malang saat ini masih terus berjuang dan bekerja keras untuk terus membangun serta mewujudkan arahan dari pemerintah pusat khususnya untuk mendigitalisasi segala pelayanan yang ada, termasuk dibidang pariwisata” tambahnya.

Untuk itu, lanjut Bung Edi, pelaksanaan kegiatan semacam ini diharapkan juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Malang; akan lebih bagus lagi jika kegiatan ini menjadi wisata event yang mampu menarik minat wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Malang.

Bung Edi juga berharap agar kedepannya terdapat nilai-nilai edukasi dibalik pelaksanaan kegiatan ini agar masyarakat paham akan sejarah mobil kuno yang hari ini hadir. “Kita bisa menghadirkan siswa siswi di Kota Malang agar mereka dapat melihat langsung dan memahami sejarahnya; karena pada hakekatnya mobil kuno ini digunakan oleh para petinggi atau pejabat negara kita pada jamannya dulu sehingga sudah sepatutnya jika kita turut menghormati” tandasnya.

Sementara itu, Ronny Arifudin, Ketua Umum PPMKI menjelaskan bahwa pemilihan Batu dan Malang sebagai lokasi perayaan, karena lokasinya yang strategis. “Mudah dijangkau oleh anggota dari berbagai daerah karena letaknya di tengah-tengah, dari Bali maupun dari Jakarta,” ujar Ronny.

“Kegiatan ini sebagai wujud perayaan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang pada bulan November ini genap berusia 40 tahun” pungkasnya. (Hum/Yog)