Foto : Kontingen Kota Malang dalam salah satu pertandingan (yog)

BACAMALANG.COM – Akibat anjloknya prestasi olahraga di Porprov VI Jatim 2019, kritik tajam datang dari Sekretaris Komis D DPRD Kota Malang, Sugiono untuk pengurus KONI Kota Malang.

“Sudah sepatutnya jika prestasi KONI Kota Malang dipertanyakan. Ini sebagai bentuk tanggungjawab dewan sebagai lembaga yang ikut mengontrol terhadap penggunaan APBD,” kata Sugiono, Senin (15/7/2019).

Lanjut dia, anggaran yang besar seharusnya diikuti dengan prestasi yang sebanding. Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menjadwalkan pemanggilan pengurus KONI. “KONI Kota Malang harus melakukan evaluasi secara menyeluruh,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kepengurusan KONI perlu dilakukan regenerasi agar ada gregegtnya. Pasalnya, ia melihat bahwa pengurus saat ini merupakan orang-orang lama. “Kalau Prestasinya jeblok, ya harus tahu dirilah,” jelasnya. 

Untuk diketahui, pada gelaran Porprov VI Jatim 2019, Kota Malang hanya mampu finish di posisi ke-empat dengan mendulang 40 emas, 49 perak, 49 perak dan 307 poin. Torehan Kota Malang ini, ada penurunan jika dibandingkan dengan gelaran Porprov sebelumnya – sebelumnya yang selalu menempati posisi runner up di bawah Kota Surabaya.

Secara terpisah, Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono akan menggelar evaluasi besar-besaran pada setiap cabor untuk mengatahui permasalahan yang dihadapi.

“Saya ingin tahu problemnya. Kalau terbuka Insya Allah bisa diatasi secepatnya,” kata Eddy, beberapa saat lalu.

Menurutnya, persaingan antar kontingen yang sangat ketat juga tidak bisa dianggap remeh dari tahun ke tahun. Dengan evaluasi itu, ia berharap masalah segera teratasi dan kembali bersaing di ajang Porprov selanjutnya.

“Target yang menyampaikan cabor ke KONI. Tapi faktanya daerah lain juga sudah membenahi diri, seperti Kediri dan Sidoarjo,” terangnya.

Editor : Rama Prayoga