BACAMALANG.COM – Puluhan rekanan yang tergabung dalam penyewaan alat berat, buruh dan penyedia material akan demo menghadang menteri Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat lantaran  gaji dan uang sewa tidak dibayarkan sejak bulan Maret 2019 oleh pihak terkait. 

Raden Mochamad Isma Herba, salah satu rekanan sub kontraktor, mengaku kecewa dengan pihak terkait yang belum membayar uang sewa peralatan berat dan material dan gaji buruh yang belum terbayar sejak bulan Maret.

“Ya ini jalan terakhir karena saya gak dibayar, agar Pak Menteri taU,” ungkapanya, Rabu (11/12/2019).

Rencananya, peresmian perumahan rumah susun Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 11 Desember 2019, dimulai pukul. 18.00 s/d selesai, bertempat di Rusunawa Jalan Trunojoyo Kav.6 Blok Office Desa Kedungpendaringan Kecamatan Kepanjen, yang akan diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D.).

Kami aksi pukul. 17.00 wib, bertempat di areal blok office Kav. 6 Desa Kedungpendaringan Kec. Kepanjen Kabupaten  Malang, diikuti para kuli bangunan yang belum terbayarkan, karena menuntut sisa kekurangan upah kerja/sewa alat/pembayaran material pembangunan Rusunnawa ASN Pemkab Malang

“Kalau punya saya sekitar 44 jutaan dan dijanjikan dibayar mulai bulan maret sampai sekarang gak dibayar, cuma janji janji saja,”  tegasnya 

Aksi akan dilakukan  sebagai jalan terahkir yang  akan dilakukan, dimana sebelumnya, kita mendatangi kantor PT. Halahati di Surabaya tidak membawa hasil, dilanjutkan menghadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PU Pemprop Jatim (Ir. Mustofa Noffan) dan menghadap Kadis Perumahan Rakyat Pemkab. Malang (Imam Sujono S.E) tidak/belum membawa hasil.

“Aksi dilakukan dengan cara duduk-duduk dipinggir jalan sambil membentangkan kertas karton putih gitu aja Mas,” tegasnya .

Pihaknya, menuntut penyelesaian ini, karena  adanya tuntutan buruh terhadap sub mandor yg belum terbayarkan dan terkendala mandor-mandor diatasnya sudah keluar dari PT. Halahati selaku kontraktor. sehingga sulit untuk diselesaikan karena pihak kontraktor merasa sudah membayar. (Yon)