Foto : d'Kross berkolaborasi dengan band binaan Lapas Klas 1 Malang; MakaryoMan. (Hum)

MALANG- Salam perdamaian bisa tersiar dari manapun. Termasuk dari tempat ‘extra ordinary’ sekalipun seperti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas/LP).

Mengusung misi tersebut, segenap awak d’Kross Community yang dipimpin langsung sang frontman; Sam Ade d’Kross, menyambangi Lapas Klas 1 Lowokwaru, Malang, Jumat (15/11) sore.

Kehadiran nawak-nawak d’Kross dan Aremania disambut hangat Kalapas Agung Gde Krisna dan jajarannya.

Yang menarik, kehadiran rombongan langsung disambut penampilan band MakaryoMan yang personilnya notabene warga binaan Lapas. Gayung bersambut, Sam Ade dan para personil band d’Kross langsung berkolaborasi nge-jam bareng MakaryoMan. Lagu ‘Kabar Damai’ pun mengalun dari dalam lapas sore itu.

“Melalui MakaryoMan, kami ingin mengabarkan kepada khalayak luas bahwa warga binaan juga memiliki potensi dan tetap mampu berkarya secara positif. Mereka bahkan telah beberapa kali melakukan show di luar dan bakal punya agenda manggung di salah satu hotel setiap malam minggu,” ujar Kalapas Klas 1 Malang, Agung Gde Krisna.

Pria asal Bali ini berharap MakaryoMan bisa diterima oleh masyarakat, begitu pula dengan warga binaan Lapas lainnya saat sudah menyelesaikan masa tahanannya nanti. Selama menjadi warga binaan, mereka telah banyak belajar agar dapat berubah menjadi lebih baik.

Harapan Agung diamini arek-arek d’Kross dengan wujud support langsung kepada MakaryoMan.

“Akan kami bantu promosikan dan supaya bisa dapat jadwal manggung rutin di luar, tentunya seizin Kalapas dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ungkap Road Manager d’Kross, Yoga Barjog.

Dalam kesempatan tersebut, nawak Aremania dan d’Kross juga memberikan tali asih berupa beberapa peralatan musik serta sejumlah merchandise Arema.

Frontman d’Kross, Sam Ade mengatakan, tali asih dan bantuan ini merupakan salah satu bentuk dukungan bagi warga binaan agar terpacu untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

“Saya rasa sepertinya tidak hanya MakaryoMan saja yang punya potensi. Saya yakin warga binaan di Lapas Klas I Malang ini pasti juga memiliki potensinya masing-masing. Untuk itu saya harap semua (warga binaan) tetap bersemangat untuk menggali potensi dan mengembangkan bakatnya,” seru tokoh Aremania yang juga dikenal sebagai musisi ini.

Pria yang kesehariannya menjabat Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang tersebut menegaskan, kunjungan komunitas d’Kross Aremania kali ini bukan sebatas formalitas. Lebih dari itu, hal ini merupakan wujud sambang seduluran untuk merajut tali silaturahmi dan menyampaikan kabar damai ke seantero penjuru negeri.

“Masyarakat di luar sana juga harus ingat bahwa masih ada saudara-saudara kita di dalam Lapas yang ada masanya nanti kembali ke tengah-tengah kita. Jangan dipandang sebelah mata, karena bagaimanapun mereka tetaplah saudara kita,” tandas Sam Ade d’Kross. (Tom/*)