Foto : Kejari Kota Malang kembalikan Hin ke tahanan (yog)

BACAMALANG.COM – Seorang terpidana kasus penggelapan, Henry Setiawan alias Hin berhasil ditangkap Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang di Mapolda Jatim, Senin (17/9/2019).

Terpidana asal Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan ini langsung digelandang ke kantor Kejari dan menjalani proses administrasi. Selanjutnya, Hin dibawa ke Lapas Lowokwaru guna menjalani sisa masa hukumannya.

“Terpidana ditangkap setelah kami mendengar yang bersangkutan berada di sana. Setelah menunggu berjam-jam di Mapolda Jatim, saat keluar barulah kami tangkap,” kata Kajari Kota Malang, Amran Lakoni.

Dia mengungkapkan, penangkapan ini merupakan upaya eksekusi terhadap putusan kasasi MA yang sudah mempunyai hukum tetap (inkracht). “Karena sudah inkracht kasasinya, maka dia sekarang harus menjalani hukuman,” tandas Amran.

Ia menjelaskan, Hin sebelumnya telah menjalani masa penahanan selama 4 bulan dari vonis 2 tahun 6 bulan hang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Malang. Tak terima dengan putusan itu, Hin mengajukan banding dan Pengadilan Tinggi memvonisnya bebas.

“Setelah ditangguhkan oleh putusan Pengadilan Tinggi, kami mengajukan kasasi dan sekarang sudah inkracht,” jelasnya.

Untuk diketahui, perkara Hin ini bermula dari laporan Edi Susanto, warga Jalan Taman Slamet, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada tahun 2016. Saat itu, Hin mengajak kerjasama usaha kayu di Malang dan menjanjikan keuntungan setelah keduanya mengeluarkan modal. Ternyata uang hasil usaha itu digunakan oleh terdakwa.

Pewarta : Prayoga