Sesi free practice Trial Game Asphalt di sirkuit Stadion Kanjuruhan Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Pertarungan sengit langsung tersaji dalam sesi kualifikasi seri empat Trial Game Asphalt di sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (18/10/2019).

Para pebalap saling beradu mencatatkan waktu tercepat untuk penentuan posisi start pada race day, Sabtu (19/10/2019).

Di kelas FFA 450, pebalap asal Negeri Ratu Elizabeth, Lewis Cornish berhasil mencatatkan waktu tercepat 39,604 detik. Terpaut tipis dari Cornish, ada pebalap nasional Doni Tata Pradita yang mencatatkan waktu 38,840 detik. Sedangkan di posisi tiga ditempati Tommy Salim dengan catatan waktu 40,210 detik.

Sementara di kelas FFA 450 master, Iwan Kelet jadi yang tercepat dengan catatan waktu 42,751 detik. Disusul, Al Hadi dengan waktu 43,202 detik dan H Momo Harmono dengan waktu 43,237 detik.

Lalu di kelas trail 175 komunitas, catatan waktu tercepat dibukukan Develia Syahputra dengan 44,640 detik. Kemudian Difa Kusuma dengan 44,900 detik serta Reha Adjie 44,928 detik.

Kemudian di kelas trail 250 open, Tommy Salim mencatatkan waktu tercepat dengan 42,698 detik. Disusul dua pebalap lainnya, Farudila Adam dengan 42,960 detik serta Rian Hercules dengan 43,233 detik.

Selanjutnya, ada Danang K Utomo di kelas trail 175 open yang mencatatkan waktu tercepat yaitu 42,298 detik. Disusul Tommy Salim dengan catatan waktu 42,998 detik dan Sura Narayana 43,001 detik.

Untuk kelas trail 175 non pro, Yoga Megantara menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 44,502 detik. Lalu di posisi dua ada Reha Adjie dengan 44,568 detik.

Terakhir di kelas yang paling dinanti, yaitu FFA 250, Tommy Salim jadi yang tercepat dengan catatan waktu 40,069 detik. Doni Tata ada di posisi dua dengan catatan waktu 40,418 detik, sedang Farudila Adam di tempat ketiga dengan catatan waktu 41,121 detik.

“Kelas utama ada tiga. Pertama free for all 250 CC, kemudian 175 open dan 175 non pro, ini yang memang kita selaku panitia untuk konsen di kelas free for all 250 karena poin yang mereka peroleh di masing-masing putaran itu juga cukup ketat, sehingga persaingan mereka juga ketat,” ujar pemimpin lomba Trial Game Asphalt 2019, Jim Sudaryanto.

Penulis: Dhimas Fikri