Bupati Malang saat membuka kegiatan Millenial Job Expo 2020 di SMK Mutu Gondanglegi (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 7 (SMK Mutu) Gondanglegi Kabupaten Malang menggelar Millenial Job Expo 2020.

Millenial Job Expo kali ini diikuti 40 perusahaan nasional dan internasional. Ada sekitar 700 lowongan pekerjaan bagi pelamar di Millenial Job Expo tersebut.

Millenial Job Expo itu sendiri dibuka secara langsung oleh Bupati Malang, Drs H Muhammad Sanusi MM.

“Ini kan untuk membangkitkan gairah belajar anak untuk meraih pengalaman dan pengetahuan yang sesuai dibutuhkan pekerjaan. Sehingga ketika lulus, mereka siap kerja dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Disini sudah komplit, sehingga mereka yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi bisa berguna untuk perusahaan-perusahaan. Maka ini dikenalkan dengan job fair,” kata Sanusi, Sabtu (11/1/2020).

Ketika ditanya soal banyaknya lulusan SMK yang menganggur, Sanusi menampik hal tersebut. Dia pun mencontohkan seperti di SMK Mutu, hampir semua lulusannya bisa langsung mendapatkan pekerjaan.

“Itu kan imej saja. Jadi kayak pak Pahri (Kepala SMK Mutu, H Pahri SAg MM, red) mampu membuktikan bahwa imej SMK menciptakan pengangguran itu gak bener. Buktinya disini terpakai semua. Kecuali dia memang tidak mau bekerja,” terang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Lebih lanjut, pria asli Gondanglegi ini menambahkan, kedepan dengan banyaknya rencana investasi yang masuk di wilayahnya, dirinya berkeyakinan angka pengangguran bakal dapat ditekan secara signifikan.

“Lihat saja nanti. Dua tahun lagi. Itu akan tertangani semua pengangguran dengan berbagai investasi yang akan masuk,” ungkapnya.

Dalam Millenial Job Expo kali ini, SMK Mutu mengusung tema ’26 Tahun Kiprah SMK Mutu Untuk Bangsa’. Job expo ini sendiri memang diadakan dalam rangka merayakan milad SMK Mutu.

Para pelamar kerja yang memadati area Millenial Job Expo 2020 di SMK Mutu (Dhimas)

Dikatakan Kepala SMK Mutu Gondanglegi, H Pahri SAg MM bahwa tujuan digelarnya Millenal Job Expo itu untuk memperkenalkan anak didiknya kepada dunia perusahaan. Selain itu, juga untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk mencari peluang kerja.

“Kita mengadakan Millenial Job Expo ini dalam rangka untuk mempersiapkan anak-anak sebelum lulus itu sudah mendapatkan pekerjaan,” ujar Pahri.

Saat ini di SMK Mutu, kata Pahri, ada 800 orang siswa kelas XII yang siap lulus. Ditargetkannya, 86 persen dari angka tersebut dapat terserap bekerja.

“Harapannya 86 persen itu, bekerja. Kemudian 10 persennya melanjutkan ke perguruan tinggi dan 4 persennya itu anak-anak kita bisa berwirausaha. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, sampai bulan Januari ini ada anak-anak yang melakukan ikatan kerja itu sampai angka 40 persen. Target nanti sebelum anak-anak lulus itu bisa sampai 80 persen,” tuturnya.

Terakhir, dijelaskan Pahri, perusahaan yang mengikuti Millenial Job Expo kali ini kategori perusahaan yang besar. Maka dari itu, beber dia, proses rekrutmen pun dipastikan akan berlangsung ketat.

“Ya otomatis. Ini kan bukan perusahaan kecil-kecil, yang gabung ini juga perusahaan besar-besar. Mereka perusahaan ternama, ya tentu perusahaan itu kan butuh tenaga-tenaga kerja yang terampil dan kompeten,” pungkasnya.

Penulis: Dhimas Fikri