ilustrasi kerja
ilustrasi kerja (ist)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) untuk tahun 2020. Penetapan UMK tersebut dirumuskan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 78/2015 tentang Pengupahan, Permenaker nomor 15/2018 tentang Upah Minimum, dan Surat Menteri Ketenagakerjaan RI nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 tentang data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2019.

Surat tersebut menentukan kenaikan UMK adalah 8,51 persen dari UMK tahun sebelumnya. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah mensahkan dan mengumumkan tentang kenaikan UMK di wilayah Jawa Timur.

BACA JUGA: Soal Kenaikan UMK, Pemkab Malang Tunggu Putusan Gubernur Jatim

Dari ketiga wilayah administratif di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kabupaten Malang memiliki UMK tertinggi. Di Kabupaten Malang, UMK 2020 naik menjadi Rp 3.018.275,36 per bulan. Dari yang sebelumnya atau yang saat ini berlaku sebesar Rp 2.781.564,24 per bulan.

Lalu disusul Kota Malang di urutan kedua dengan nominal UMK Rp 2.895.502,73 per bulan. Selanjutnya Kota Batu dengan nominal Rp 2.794.801,59 per bulan.

Sebagai informasi UMK Kabupaten Malang menempati posisi tertinggi keenam di antara 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Sementara Kota Malang menduduki urutan ke-7 yang disusul dengan Kota Batu di urutan ke-8.

Dilansir dari akun Instagram Disnaker Kota Malang, @disnakerkotamalang, berikut rincian kenaikan UMK kota/kabupaten di Jawa Timur;

1. Kota Surabaya: Rp 4.200.479,19.
2. Kabupaten Gresik: Rp 4.197,030,51.
3. Kabupaten Sidoarjo: Rp 4.193,581,85.
4. Kabupaten Pasuruan: Rp 4.190,133,19.
5. Kabupaten Mojokerto: Rp 4.179,787,1.
6. Kabupaten Malang: Rp 3.018.275,36.
7. Kota Malang: Rp 2.895.502,73.
8. Kota Batu: Rp 2.794.801,59.
9. Kota Pasuruan: Rp 2.794,801,59.
10. Kabupaten Jombang: Rp 2.654.095,87.
11. Kabupaten Tuban: Rp 2.532.234,77.
12. Kabupaten Probolinggo: Rp 2.503.265,94.
13. Kota Mojokerto: Rp 2.456,302,97.
14. Kabupaten Lamongan: Rp 2.423,724,77.
15. Kabupaten Jember: Rp 2.355.662,90.
16. Kota Probolinggo: Rp 2.319,796,75.
17. Kabupaten Banyuwangi: Rp 2.314.278,87.
18. Kota Kediri: Rp 2.060.925,00.
19. Kabupaten Bojonegoro: Rp 2.016.780,00.
20. Kabupaten Kediri: Rp 2.008.504,16.
21. Kabupaten Lumajang: Rp 1.982.295,10.
22. Kabupaten Tulungagung: Rp 1.958.844,16.
23. Kabupaten Bondowoso: Rp 1.954.705,75.
24. Kabupaten Bangkalan: Rp 1.954.705,75.
25. Kabupaten Nganjuk: Rp 1.954.705,75.
26. Kabupaten Blitar: Rp 1.954.705,75.
27. Kabupaten Sumenep: Rp 1.954.705,75.
28. Kota Madiun: Rp 1.954.705,75.
29. Kota Blitar: Rp 1.954.635,76.
30. Kabupaten Sampang: Rp 1.913.321,73.
31. Kabupaten Situbondo: Rp 1.913.321,73.
32. Kabupaten Pamekasan: Rp 1.913.321,73.
33. Kabupaten Madiun: Rp 1.913.321,73.
34. Kabupaten Ngawi: Rp 1.913.321,73.
35. Kabupaten Ponorogo: Rp 1.913.321,73.
36. Kabupaten Pacitan: Rp 1.913.321,73.
37. Kabupaten Trenggalek: Rp 1.913.321,73.
38. Kabupaten Magetan: Rp 1.913.321,73.

umk kota/kabupaten jatim (disnakerkotamalang)
umk kota/kabupaten jatim (disnakerkotamalang)

BACA JUGA: Disnaker Imbau Perusahaan Lakukan Komunikasi Soal UMK Naik

(zuk)