Foto : Kunjungan Tim Unidha ke India. (ist)

BACAMALANG.COM – Universitas Wisnu Wardhana (Unidha) semakin memperluas kerjasama internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Terbaru, Unidha menjajaki kerjasama dengan perguruan tinggi di India dan China.

Wakil Rektor I Unidha, DR Suharto SM, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan memorandum of understanding (MoU) dalam bidang riset hingga pertukaran mahasiswa.

“Kita akan menindaklanjuti MoU itu sebagai langkah kedepannya. Paling tidak adalah pertukaran mahasiswa. Tekniknya, mahasiswa (asing) kita bebaskan. Tapi mengenani biaya hidup, nanti mahasiswa harus cari sendiri,” kata Suharto saat mendampingi Rektor Unidha Prof Dr Suko Wiyono, Kamis (3/10/2019).

Ia melanjutkan, pertukaran bisa dimulai dengan jurusan Bahasa Indonesia. Karena di India, masih sedikit sekali orang yang bisa berbahasa Indonesia.

Foto : Kunjungan tim Unidha ke China. (ist)

Dia menjelaskan, bahwa rombongan dosen yang melakukan kunjungan ke India pekan lalu dipimpin langsung oleh Rektor Unidha. Pada waktu bersamaan, lanjut dia, juga ada dosen dan mahasiswa yang ke China untuk riset. “Kalau yang riset itu berkaitan dengan fakultas yang ada di Unidha,” tandasnya.

Terkait kunjungan ke China, Dr Kustyarini, M.Pd menambahkan, saat itu dia bersama beberapa dosen, diantaranya Sri Ayu Irawati, SH, MH serta Heni Masruroh, M.Sc ke Politeknik Mianyang di provinsi Sichuan.

“Kunjungan ini atas dukungan dari Aptisi Jawa Timur (assosiasi perguruan tinggi swasta) yang dalam hal ini diketuai oleh Rektor kami. Kita bekerjasama dalam hal pertukaran pelajar dan budaya di MIanyang,” terangnya.

Menurut dia, ICCM Unidha sebagai pengirim terbanyak dalam kerjasama Aptisi ini. Yakni 13 orang yang berangkat dari Unidha. Mereka meliputi 10 0rang mahasiswa dan 3 Dosen. “Kami baru saja membuat KUI yakni kantor urusan internasional. Nantinya akan dikirim mahasiswa maupun Dosen untuk dapat belajar disana,” jelasnya.

Setelah kunjungan ke Mianyang, ia juga mengaku sangat terinspirasi dengan sistem pendidikan dan cara berfikir mereka untuk menghasilkan sebuah karya.

“Disana kita dapat mengetahui bagaimana cara pendidikan serta kehidupan sehari hari yang sangat disiplin dan selalu berupaya untuk berbuat yang terbaik dengan penuh rasa tanggung jawab,” pungkasnya.

Ia pun berharap, apa yang dikerjakan disana bisa diaplikasikan oleh pelajar dan mahasiswa di Indonesia. “Harapan saya jangan angan lengah memanfaatkan waktu sebaik mungkin, berkaryalah buatlah sesuatu. Ciptakan sesuatu, berinovasilah untuk diri dan bangsa Indonesia yang kita cintai,” tutupnya.

Pewarta : Prayoga