tampar
ilustrasi

BACAMALANG.COM – Wali murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang yang menjadi korban penamparan mencabut laporannya terhadap motivator Agus Setiawan. Kedua belah pihak sepakat berdamai.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SIK MH mengatakan penyidikan akan tetap berlanjut.

“Proses penyidikan terus berlanjut. Karena ini kami masih melengkapi berkas-berkas,” ucapnya.

BACA JUGA: Viral Pemukulan di SMK Muhammadiyah 2, Motivator Ditetapkan Sebagai Tersangka

Ia menambahkan dengan adanya pencabutan perkara ini, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara.

“Menyikapi kejadian ini terkait dugaan pemukulan dengan tersangka AS, wali murid atau orang tua korban seluruhnya datang ke Polres Malang Kota. Mereka mencabut laporan dan secara tertulis sudah memaafkan apa yang dibuat tersangka. Saat ini proses masih berlanjut. Kedatangan wali murid kita tampung aspirasi mereka. Dalam waktu dekat menyikapi aspek ini kita akan kaji dan melakukan gelar perkara. Nanti hasilnya akan kami sampaikan,” ujarnya.

Kasat Reskim tak menampik jika kedua belah pihak akan berdamai. Namun, ia menegaskan pihaknya akan memberikan kepastian hukum.

“Kemungkinan gelar perkara akan kami lakukan pada pekan depan. Tapi meski arahnya ke sana (damai), kita harus menyikapi dinamika sosial untuk memberikan asas kepastian hukumnya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Polres Malang Kota mengamankan motivator Agus Setiawan usai insiden pemukulan 8 siswa SMK 2 Muhammadiyah Kota Malang yang viral di media sosial.

BACA JUGA: Viral Pemukulan di SMK Muhammadiyah 2, Motivator Ditetapkan Sebagai Tersangka

Pewarta: Prayoga