BACAMALANG.COM – Sekarang ini semakin banyak pilihan bagi warga Malang Raya, Jawa Timur untuk rekreasi sekaligus memanjakan selera kuliner.

Salah satunya Warung Kampung Iwak 3 M di Jalan Kyai Mojo RT 32/RW 03 Dusun Ngipek, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Dari arah Kecamatan Kepanjen, Anda lurus saja ke arah timur, melewati Jalan Raya Gondanglegi.

 Setelah sentra penjualan ikan Bureng, naik sedikit terdapat pertigaan,  jika ke selatan menuju ke wisata air Sumber Maron, naik lagi, sampai bertemu dengan pertigaan Indomaret.

Lalu belok ke selatan menuju ke arah Pasar Brongkal, belok ke barat menuju  Desa Kanigoro.

Amati sisi kiri jalan, jika melihat SD Negeri 3 Kanigoro, tak jauh dari situ, di sisi kanan jalan, terdapat baliho besar tempat masuk  restoran tersebut.

Foto : Mulyono dan istri, owner Kampung Iwak 3M (had)

Tempat makan ini buka setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Karena lokasinya di tepi sungai dan sawah, dijamin Anda bakal merasakan kenyamanan suasana pedesaan yang sejuk dan asri. 

Terlebih semilir angin khas pedesaan bakal semakin memanjakan diri.

Karena jauh dari jalan besar, maka Anda akan terhindar dari polusi seperti asap kendaraan atau debu.

Disini cocok dijadikan tempat rapat, pertemuan keluarga, reuni atau acara yang melibatkan banyak orang lain, mengingat banyaknya tempat yang tersedia.

Menurut Mulyono, pemilik Warung Iwak 3 M, warungnya mengusung konsep makan secara outdooralias di ruangan terbuka.

Akronim 3 M yang dimaksud adalah Mancing, Masak,  dan Makan. 

Karena itu tak heran jika di tengah-tengah tempat makan yang disediakan terdapat kolam pemancingan.

Kolam tersebut bebas dimanfaatkan untuk memuaskan hobi memancing.

“Di sini bisa membawa alat pancing sendiri atau tinggal meminjam perlengkapan yang sudah kami sediakan. Bagi pengunjung yang ingin memancing, telah disediakan tempat khusus yang berjajar. Hasil dari  memancing, nantinya akan ditimbang, dan dibayar sesuai berat ikan yang didapat. Harga masing-masing ikan berbeda,” kata Mulyono.

Dia menambahkan, untuk lokasi makan, tersedia dua pilihan.

Mereka bisa memilih deretan meja kursi yang tersedia atau tempat lesehan dengan meja pendek.

Terdapat juga  beberapa gazebo (pondok bambu) yang ada di tepian kolam pemancingan. 

Menariknya, deretan gazebo itu sebagian menjorok ke atas air, sehingga berasa makan di atas kolam.

Warung Kampung Iwak 3 M menyediakan berbagai menu ikan bakar, seperti nila bakar, gurami bakar, dan gurami asam manis.  

Selain itu ada variasi menu ikan lainnya, seperti sate ikan patin, dan gule ikan nila.

Bagi pengunjung yang tak selera dengan ikan air tawar, bisa memesan menu ayam bakar, ayam kremes, atau cah kangkung. 

Sedangkan untuk minumannya, tersedia teh hangat, jeruk hangat, kopi hitam, white coffee, es teh, dan es jeruk.

Mulyono  mengatakan, pengunjung warung didominasi kalangan keluarga sebanyak 70 persen dari seluruh pengunjung.

Saat ini warung semakin berkembang dan kapasitas pengunjung ditambah menjadi total 300 orang.

“Jumlah pengunjung membludak saat liburan dan akhir minggu,” ujarnya.

Warung bernuansa nyaman dan cozy ini menyediakan menu yummy berupa ikan gurami dibandrol Rp 70.000 per kilogram, dan ikan nila Rp 50.000 per kilogram.

Sementara untuk minuman teh seharga Rp 4.000, jeruk Rp. 5.000, dan juice Rp. 10.000. 

Warung ini juga melayani paket hemat seharga Rp 100.000 meliputi 4 porsi nasi, 4 minuman, udang, ayam dan sosis panggang.

Sebagai upaya inovasi dilakukan penambahan menu yang langsung mendapat respon positif pengunjung.

Menu baru tersebut meliputi olahan barbeque,  seperti udang, ayam, cumi dan sosis bakar.

Sejak dibuka tahun 2017, warung ini sudah mempunyai 13 karyawan dari warga desa sekitar.

Saat ramai pengunjung, omset warung  bisa meraup Rp. 10 juta per hari, dan hari biasa sebesar Rp 3 juta.

Pengunjung berasal dari berbagai lokasi di Malang Raya, luar kota dan luar pulau, seperti Pakisaji, Sumbermanjing, dan  Papua.

Tina,  salah satu pengunjung dari Papua mengatakan, menu di Warung Kampung Iwak 3 M cukup lezat dan khas.

Selain itu suasana warung juga terasa asri dan tenang.

“Saya senang. Menu di sini khas dan nikmat. Tidak hanya menunya, saya juga suka dengan suasana warung yang tenang dan asri,” tuturnya. (*)

Pewarta : Hadi Triswanto