Foto : Ayam Goreng Wong Solo di Jalan Arjuno, Kota Malang (had)

BACAMALANG.COM – Momen akhir Minggu atau weekend, memberikan berkah tersendiri bagi pelaku usaha kuliner. Salah satunya adalah Ayam Goreng Wong Solo Kota Malang.

Sunarno, pimpinan Wilayah Jatim Ayam Goreng Wong Solo di Jalan Arjuno Kota Malang, mengatakan saat weekend kalangan mahasiswa banyak mendominasi menjadi konsumen Ayam Goreng Wong Solo.

Sunarno mengatakan, kapasitas total tempat duduk sebanyak 300 kursi selalu penuh terisi. 

Jumlah prosentase kalangan mahasiswa yang menjadi penyumbang omset tidak kurang dari 50 persen dari semua segmen konsumen di Wong Solo.

Saat ini di Kota Malang sudah dibuka total 4 gerai Grup wong Solo. Meliputi 3 gerai Ayam Goreng Wong Solo dan 1 Mie Jogja. 

Tidak tanggung-tanggung , banyaknya pecinta kuliner masakan yang didominasi menu berasa manis ini, mampu menyumbangkan omset belasan juta per harinya.

Beberapa menu kuliner andalan yang ditawarkan yang paling disukai meliputi Ayam Bakar dibandrol Rp 23 ribu, dan Ayam Penyet juga sama Rp 23 ribu.

Sementara untuk minuman yang digemari konsumen adalah Es Dawet Ayu dan Es Lidah Buaya harganya masing-masing Rp 15 ribu.

Berslogan menu Halalan Thoyiban, Wong Solo menjalankan promo melalui berbagai cara.

Di antaranya adalah memanfaatkan medsos dan tenaga marketing Wong Solo.

Dibuka sejak tahun 2001 di kota Malang, kini di seluruh Indonesia tidak kurang sudah ada 200 gerai dibuka.

“Alhamdulillah kontribusi segmen mahasiswa cukup besar, sampai 50% dari seluruh segmen konsumen disini,” tegas Sunarno, korwil Wong Solo Jatim. 

Sementara itu, Melisa mahasiswi salah salah satu perguruan tinggi di Kota Malang mengaku dirinya seringkali makan bareng teman-teman di Wong Solo karena citarasa yang khas dan menu halal.

“Saya sering makan bareng teman-teman disini. Menunya yang halal dan rasa manis bumbunya itu yang saya suka,” tandas Melisa, konsumen setia Ayam Bakar Wong Solo. (*)

Pewarta : Hadi Triswanto