Foto : Kemah Karakter. (yon)

BACAMALANG.COM – Lomba kemah karakter se-Kabupaten Malang berlangsung di Lapangan Serut Desa Talok kecamatan Turen Kabupaten Malang, Jumat (22//11/2019). Kegiatan yang diikuti siswa siswi sekolah dasar ini, bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa nasionalisme dan membangun kebersamaan antar siswa.

Slamet Suyono, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menjelaskan, kegiatan lomba kemah karakter ini bisa mencetak anak – anak kreatif, mandiri dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri menjadi generasi Kabupaten Malang yang handal dan mumpuni dalam menyongsong pembangunan di era milineal.

“Jadi biarkan mereka berkreasi, berkreativitas dan berjuang bagi dirinya sendiri menjadi insan mandiri dan cerdas,” ungkapnya.

Dalam kegiatan lomba kemah karakter ini, juga melibatkan guru agama islam dengan harapan agar setiap kegiatan sholat lima waktu secara berjamaah. “Kalau siswa – siswi dalam melakukan aktivitas kegamaan belum baik ,mari kita semua dalam hal ini guru agama untuk memperbaikinya dan memberikan tauladan,” tegasnya .

Bahkan, untuk mensuport pendidikan karakter setiap siswa kedepan  mendapatkan bosda Rp 100 ribu selama empat bulan, dimana setiap lembaga diwajibkan membuat tempat wudlu agar menjelang pulang sekolah bisa sholat berjamaah.

Siti Fatimah, Ketua Panitia Lomba Kemah Karakter menambahkan , dalam pendidikan karakter ada lima point yang harus dikembangkan untuk penguatan pendidikan karakter antara lain religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong dan integritas.

Selain itu, yang ingin dicapai dalam lomba kemah karakter ini untuk meningkatkan literasi dasar, kompetensi, berpikir kritis, komunikati serta kolaboratif.

Lomba kemah karakter se-Kabupaten Malang diharapkan pula guna menumbuhkembangkan kebangsaan rasa cinta tanah air, membangun integritas dsn berpikir positif. Pesertanya kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 22-23 November 2019 ini berasal dari 33 Kecamatan dengan jumlah peserta 990 siswa dengan 66 pendamping.

Ana Nur Khasanah, Kordinator Juri Lomba Kemah Karakter menambahkan, dalam kemah karakter ini terbagi dalam empat giat dimana giat satu ada lima lomba pendidikan baris berbaris, game  membangun istana baru, permainan memindahkan air, memindahkan tugu monas dan pendidikan mengatasi kebakaran hutan.

Semua peserta kegiatan melakukan kolaborasi untuk saling kenal dengan sesama peserta agar terbangun rasa persaudaraan sesama generasi kabupaten Malang. Giat tiga dan empat ada pendidikan wawasan kebangsaan dengan lomba menghapal pembukaan UUD 1945, Pancasila, menghapal lagu – lagu nasional dan nama Para Pahlawan Indonesia. (Yon)