Foto : Kapolres Malang, AKBP Yade Setyawan Ujung saat foto bersama dengan tim Vlog SMPN 1 Kepanjen. (ist)

BACAMALANG.COM – Polres Malang menggelar lomba vlog melalui medsos Instagram dengan tema tolak anarkisme dan radikalisme. Dalam lomba ini, peserta berasal dari pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK.

Salah satu pemenangnya yakni Satria Bagus Wicaksono dari SMPN 1 Kepanjen. Ia berhasil menyabet Juara 1 Kategori Individu/Perorangan tingkat SMP. “Saya berharap hasil karya ini bisa menjadi inspiratif bagi semua generasi Milineal Indonesia dan berguna bagi nusa dan bangsa,” kata dia.

Sebelum lomba, ia mengaku hanya disuruh menghapalkan teksnya saja dan tidak mengetahui kalau ini dipersiapkan untuk mengikuti lomba. “Setelah hapal baru memasukkan teks dan rekaman videonya serta dibantu rekan saya untuk menyebarkan dengan mengambil tema Milenial Anti Anarkis,” paparnya.

“Tema ini pas karena diluar sana banyak pemuda – pemuda yang melakukan perbuatan anarkis seperti demo tidak sopan kepada guru yang tidak menunjukkan karakter sebagai orang timur,” imbuhnya.

Gelaran lomba ini berjalan dengan sukses serta mendapatkan apresiasi khusus pula dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. “Kita mengapresiasi lomba vlog dengan peserta pelajar di Kabupaten Malang,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwandi.

Menurutnya, tema ini sangat penting dalam menumbuhkan semangat toleransi dan menjauhi sikap anarkis. “Ini adalah bagian dalam membangun pendidikan karakter yang jadi prioritas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga,” ucapnya

Pendidikan karakter di berbagai lembaga sekolah, lanjut dia, memang menjadi prioritas pertama Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat ini.

Pembentukan karakter para pelajar ini juga bisa memanfaatkan sebaik mungkin teknologi informasi yang kini tak bisa dibendung lagi kehadirannya dalam sektor pendidikan.

Suwandi melanjutkan, dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat dalam pembentukan karakter pelajar, maka akan semakin cepat pula penyerapan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, gotong royong, dan penanganan sikap dan karakter anarkis pada kehidupan pelajar.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, menyampaikan apresiasinya kepada para pelajar saat memberikan hadiah kepada para pemenang Vlog Millineal Menolak Anarkis di Lapangan Satyahaprabu, Polres Malang.

“Kita apresiasi seluruh pelajar dan tentunya para pemenang lomba ini,” tuturnya.

Ia berharap, dengan lomba ini dapat tertanam nilai-nilai anti anarkis dalam pelajar. “Semoga juga ini bisa ditularkan kepada pelajar lainnya sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Kapolres Malang.

Hasil lomba Vlog Millenial Menolak Anarkis yang digelar Polres Malang mengerucut pada pemenang sebagai berikut:

Kategori Kelompok/Sekolah:
Juara 1 : Morefun/SMKN 1 Kepanjen
Juara 2 : SMPN 1 Singosari

Kategori Individu/Perorangan tingkat SMP:
Juara 1 :  Satria Bagus Wicaksono SMPN 1 Kepanjen
Juara 2 : Nadia Izzatul Ulya SMPN 1 Singosari
Juara 3 : M. Faiz Taufiqurrahman SMP Modern Al-Rifa’ie

Kategori Individu/Perorangan tingkat SMA:
Juara 1 : Rio Adams, MAN 1 Malang (Kabupaten)
Juara 2 : Natramanda Tria Wibawa, SMK NU Donomulyo
Juara 3 : Muhamad Ilham Mauludin SMAN 1 Singosari

Pewarta : Slamet Mulyono