(ist)

BACAMALANG.COM – Belasan tahun berjuang menekuni kerajinan rampak Barong, mantan sopir ini sukses dan eksis menjalani kerasnya kehidupan.

Bahkan kini pemesan rampak Barong sudah menembus pasaran Papua dan bisa membuka lapangan kerja untuk puluhan warga sekitar.

Begitulah sekilas gambaran kiprah Johan Untung (52) pengrajin rampak Barong yang tinggal di Ketanen Penarukan Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Akhir-akhir ini perajin rampak barong sedang bergembira.

Hal ini karena pesanan yang datang ke mereka sedang mengalami peningkatan drastis.

Sentra produksi rampak barong di Kelurahan Penarukan, Kecamatan Kepanjen, ini menjadi salah satu tempat yang merasakan momen ”panen” tersebut.

Johan Untung menjelaskan, jumlah pesanan yang datang memang selalu meningkat.

”Biasanya Agustus mulai ramai. Kalau tahun lalu Agustus sampai Desember, ada sekitar 8 ribu rampak barong dan bantengan yang bisa kami jual,” terangnya.

Berkat kualitas dan keuletannya, pemasaran kerajinan semakin meluas.

(ist)

Tak hanya wilayah Jawa Timur, namun juga beberapa kota di luar Pulau Jawa, seperti Papua, Samarinda, dan Aceh.

Untuk memenuhi pesanan sebanyak itu, Johan dibantu 12 orang. Semua adalah tetangganya.

”Ada enam warga dan enam sisanya pelajar. Ya, bersyukur bisa membuka lapangan pekerjaan bagi tetangga,” jelasnya.

Rangkaian pengalaman itulah yang membuat Johan paham detail pemasaran produknya.

“Alhamdulillah usaha saya semakin maju. Semoga ke depan bisa berkembang agar bisa membantu tetangga biar tidak menganggur,” tuturnya.

Pewarta : Had Tris