(ist)

Oleh: Fahmi Ali Firdaus


Meraksasa di bumi Batavia

Retak, hancur seluruh angsana

Melankolis raut hati, mata warga

Menjejak hitam di putih Gedung pemimpin



Mengilusi otak awam di atas kursi dingin

Terbuat paradoks yang tak terjamah

Drama selalu terarah

Seakan hiasan, rakyat macam pandan

Membuat wangi merdeka tanpa peradilan



Tak tahu apa mereka dikata

Semua terlalu pralogis

Hingga dianggap logis

Semua kejanggalan tak mereka gubris



Hingga merdeka kaum elit menjarak negeri

Semua untuk kepentingan diri

Hanya duduk uang sudah berlari

Dari pemuda untuk negeri

Akankah kita hanya berdiam diri?