Rusun ASN di Kepanjen untuk Isolasi Covid-19

Forkompimda Kabupaten Malang saat meninjau rusun ASN di Kepanjen (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang menyiapkan rumah susun aparatur sipil negara atau rusun ASN untuk difungsikan sebagai tempat isolasi penyintas Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Rusun yang diresmikan pada akhir tahun lalu ini sudah ditinjau oleh Bupati Malang, HM Sanusi.

“Dari yang kita lihat dan laporan dari Dinas Cipta Karya, untuk tempat isolasi sudah mencukupi. Bahkan lebih dari cukup,” kata Sanusi, Rabu (1/4/2020).

Sanusi menambahkan, beberapa masalah pada rusun tersebut sudah diselesaikan. Seperti salah satunya masalah air bersih.

“Air yang kemarin katanya mampet, ternyata ini sudah lancar. Karena menurut PDAM ada saluran yang tidak dibuka. Belum dibuka, terus sekarang sudah dibuka. Secara keseluruhan, karena kendalanya cuma air, listrik ada, tempat tidur baik, kamar mandi juga cukup,” jelas pria yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Malang ini.

Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ini, rusun tersebut memiliki 54 kamar. Nantinya, kamar-kamar tersebut akan di tata sedemikian rupa sebagai tempat isolasi penyintas Covid-19.

“Keseluruhan ada 54 kamar. Jadi satu kamar itu bed-nya ada tiga. Jadi nanti pengawasannya dari Forkompimda,” tukas Sanusi.

Sebagai informasi anggaran pembangunan rusun ini berasal dari bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kemen PUPR. Rusun ini berlokasi di area block office Pemerintah Kabupaten Malang, Jalan Trunojoyo, Kepanjen. (mid/yog)