Pendampingan FIA UB di Desa Purwodadi Tirtoyudo, Diharapkan Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga

Foto: Kegiatan pendampingan FIA UB di desa Purwodadi Tirtoyudo. (ist)

BACAMALANG.COM – Selain kepedulian sosial pengusaha dan komunitas yang meningkat saat pandemi, fluktuasi kepedulian juga ditampakkan dari maraknya kegiatan pendampingan oleh institusi perguruan tinggi negeri di Malang.

Salah satunya adalah kiprah Fakultas Ilmu Sosial (FIA) Universitas Brawijaya (UB) sukses menggelar pendampingan pembentukan BUMDes & pelatihan digital marketing membangun desa wisata berdaya saing di desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Camat Tirtoyudo Drs. Sugeng Hari Susanta memberikan apresiasi dan berharap kegiatan ini bisa mempercepat peningkatkan kesejahteraan warga.

“Pembentukan BUMDes diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Purwodadi serta tidak menjadi polemik dan kesalahpahaman antara pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan membangun desa atau yang bertanggung jawab atas pelaksanaan yang sudah berjalan dan yang akan dijalankan melalui pembentukan BUMDes,” tegas Sugeng.

Turut hadir dalam giat ini, penanggung jawab kegiatan FIA MENGABDI 2020 Mohammad Iqbal, S.Sos., MIB., DBA berserta tim dosen yang berwenang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Drs. Sugeng Hari Susanta. M,M selaku Camat Tirtoyudo, Marsi, S.Pd.I selaku Kepala Desa Purwodadi, berserta seluruh perangkat desa, pimpinan organisasi masyarakat, serta peserta pelatihan.

Kegiatan diawali dengan sambutan-sambutan dimana pihak Pemerintah Desa Purwodadi diwakili oleh Marsi, S.Pd.I menyambut baik kegiatan ini guna memberikan pemahaman terkait BUMDes kepada masyarakat Desa Purwodadi.

Pembentukan Bumdes

Ide untuk pembentukan BUMDes ini sudah digulirkan sejak kepala desa sebelumnya akan tetapi masih belum dapat terwujud hingga akhirnya pada kepemimpinan Marsi dengan mengumpulkan seluruh stakeholder serta lembaga-lembaga desa akhirnya dicapai kesepakatan tentang rencana pembentukan BUMDes.

Pembentukan BUMDes didasari atas pertimbangan bahwa potensi alam yang melimpah di Desa Purwodadi seperti pisang, cengkeh, serta kopi ditambah lagi dengan potensi pariwisata Pantai Lenggoksono yang menyimpan banyak keindahan.

“Harapannya dapat semakin meningkatkan ekonomi masyarakat desa,” tutur Marsi.

Kegiatan FIA MENGABDI 2020 dirasa sudah tepat oleh Camat Tirtoyudo dikarenakan Desa Purwodadi mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata untuk menunjang atraksi-atraksi wisata yang sudah ada.

Pembukaan secara resmi FIA MENGABDI 2020 dilakukan oleh Mohammad Iqbal, S.Sos., MIB., DBA dengan memberikan sambutan dan sekilas materi terkait kegiatan yang akan dilakukan serta merespon pernyataan Kepala Desa dan Camat atas respon baik terhadap kegiatan tersebut.

Iqbal menyampaikan bahwa keberadaan tim FIA MENGABDI 2020 di Desa Purwodadi bertujuan untuk menjawab harapan dari Kepala Desa dan Camat terkait pembentukan BUMDes, serta menjadi salah satu bukti peran dari institusi perguruan tinggi dalam rangka kolaborasi antar pihak yang bertujuan untuk membangun BUMDes yang berdaya saing.

Digital Marketing

Sementara itu pelatihan digital marketing yang dilakukan oleh tim juga bertujuan untuk dapat memperkenalkan keindahan alam serta pesona Pantai BOWELE agar lebih dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara dimana pelatihan ini berfokus pada penggunaan Instagram dan Facebook sebagai media promosi digital yang efektif.

Kegiatan inti dimulai setelah peresmian pembukaan dan kegiatan dibagi menjadi dua fokus. Yaitu sosialisasi pendampingan pembentukan BUMDes guna membangun desa wisata berdaya saing.

Pemaparan materi disampaikan oleh Tri Wahyunugroho, SP, M.Si sedangkan pelatihan digital
marketing disampaikan oleh Darayanza dengan peserta yang terlibat adalah karangtaruna serta warga yang mempunyai kompetensi untuk mengelola media digital yang bisa
dibuat sebagai media promosi destinasi wisata yang berada di Desa Purwodadi.

Sosialiasi pembentukan BUMDes berjalan dua sesi yaitu dimulai dari jam 16.00 sampai 18.00 dengan isi
materi yaitu pengenalan BUMDes yang BUMDes merupakan bisnis yang berorinetasi sosial dan
bagaimana proses pendirian BUMDes.

Acara dilanjutkan diskusi dan tanya jawab terhadap peserta yang pada jam 18.30 sampai 20.00 yang melibatkan perangkat desa serta organisasi-
organisasi yang akan terlibat dalam pemebntukan BUMDes.

Antusias dan Responsif

Acara diksusi dan tanya jawab berlangsung sangat interaktif dikarenakan respon dan pertanyaan dari para peserta yang antusias terhadap materi yang disampaikan dan hal-hal yang akan dan sedang dilakukan selama proses akan dilakukan pembentukan BUMDes.

Sehingga dalam hal ini pemateri yaitu Tri Wahyunugroho untuk memberikan timbal balik yang bisa direalisasikan oleh peserta yang terlibat.

FIA MENGABDI 2020 merupakan bentuk kontribusi nyata dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung dengan asas yang dianut adalah asas kelembagaan, ilmu alamiah dan amal ilmiah, kerja sama, kesinambungan edukatif dan pengembangan.

Kegiatan FIA mengabdi yang dilakukan ini adalah awal mula dari kegiatan yang akan berlansung secara berkelanjutan.

Dengan menggunakan asas kesinambungan edukatif dan pengembangan maka kegiatan ini adalah sebagai pembuka untuk mendampingi Desa Purwodadi mendirikan BUMDes yang bisa dijadikan sebagai badan usaha pengelolaan unit bisnis yang akan digagas di dalam usaha BUMDes.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh pihak FIA MENGABDI 2020 dan tim yang akan berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun dengan tema-tema pengembangan dari tujuan awal sampai dengan terselenggaranya tujuan awal kegiatan FIA MENGABDI 2020.

Manfaat dan tujuan secara berkelanjutan dalam kegiatan FIA MENGABDI 2020 ini bertahap dimana tahapan awal adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat di Desa Purwodadi terkait upaya untuk melakukan analisa potensi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa dan seberapa penting peran BUMDES sebagai sebuah entitas bisnis yang berada di bawah pemerintahan desa yang bertujuan untuk meningkatan nilai ekonomi serta pemberdayaan masyarakat desa.

“Adanya kegiatan ini menghasilkan kesepakatan antara pihak pemerintah desa dan masyarakat berkomitmen secara bersama-sama membangun dan membentuk elemen-elemen dasar dalam membentuk BUMDes,” pungkas Kades Purwodadi Marsi. (had/red)