ABG Kalipare yang Tewas di Kebun Singkong Ternyata Dibunuh Rekannya Sendiri

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar (tengah) menunjukkan barang bukti yang diamankan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Penyebab kematian anak baru gede yang ditemukan tewas di kebun singkong Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare akhirnya terungkap.

ABG berinisial AP (14) meninggal dunia karena dibunuh oleh rekannya sendiri. Pelaku adalah Santoso (20) warga Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, Kalipare.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, korban dibunuh oleh Santoso dengan cara di cekik.

“Si pelaku mencekik korban. Dan hal ini menyebabkan si korban kehabisan nafas dan sempat tidak sadarkan diri. Kemudian ternyata, korban sempat sadar dan kemudian sempat kabur dan meninggalkan pelaku. Si pelaku yang panik kemudian melakukan upaya pengejaran, sampai akhirnya bisa ditangkap lagi, dan diamankan pelaku masih di kebun singkong. Akhirnya pelaku kembali mencekik korban, hingga benar-benar diyakinkan pelaku, korban ini meninggal dunia,” kata Hendri, dalam rilis di Mapolres Malang, Selasa (1/12/2020).

Hendri menambahkan, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku setelah dilakukan upaya-upaya penyelidikan. Meskipun, pelaku sempat berkelit.

“Setelah melakukan pembunuhan, si pelaku pulang ke rumahnya. Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa orang terakhir yang bersama korban adalah si pelaku ini,” terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Santoso kini harus mendekam di rumah tahanan Polres Malang. Ia bakal dijerat Pasal 80 ayat 3 juncto 76 C Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 200 juta.

“Ini nanti akan kita juncto-kan pasal pembunuhan, 340. Karena pembunuhan yang dilakukan pelaku ini pembunuhan berencana,” tukas Hendri. (mid/yog)