Berkunjung ke Kesultanan Ternate, Tomas Kota Malang Terkesan Kedisiplinan Prokes dan Pesona Wisata

Foto: Nelly saat berada di Kesultanan Ternate. (ist)

BACAMALANG.COM – Eksistensi Kedaton Ternate, Kesultanan Ternate, di Provinsi Maluku Utara, mempunyai riwayat sejarah panjang dan kekhususan yang menjadikannya menempati posisi penting dalam khazanah sejarah dan budaya di tanah air.

Salah satu yang menarik dari daerah ini adalah kedisiplinan dari pemerintah setempat dan juga warga untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam pencegahan Covid-19.

“Banyak hal berkesan dari kunjungan silaturahim saya kesana. Salah satu yang sangat memgesankan adalah kedisiplinan baik dari pemerintah setempat maupun warga dalam menjalankan prokes anti Covid,” tutur Tokoh Masyarakat (Tomas) Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly, Selasa (1/12/2020).

Silaturahim dan Sinau Sejarah

Sekilas informasi, perempuan yang akrab dipanggil Nelly ini berkunjung ke sejumlah tempat meliputi Kedaton Ternate, Kedaton Kepulauan Tidore, Benteng Orange, dan benteng di Tidore.

Nelly mengungkapkan, tujuan berkunjung adalah silaturahim ke teman yang juga incumbent Wakil Walikota Tidore.

“Tujuan saya berkunjung adalah silaturahim ke teman yang juga kebetulan inkamben Wakil Walikota Tidore. Saya juga ingin mengetahui sejarah negeri para sultan tersebut,” papar Nelly.

Sambutan Hangat

Kehadiran rombongan Nelly disambut Walikota Ternate, sejumlah mantan aktifis HMI, Walikota Tidore dan Wakil Ketua DPD Tidore, Kepala Satpol PP provinsi dan Perdana Menteri kesultanan Tidore.

“Alhamdulillah, kedatangan Kami disambut hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Beberapa diantaranya,
Walikota Ternate, Walikota Tidore dan wakil Ketua DPD Tidore, dan Perdana. Menteri Kesultanan Tidore,” ungkap Nelly.

Nelly mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan bahagia, karena tuan rumah menyatakan senang dengan kedatangan rombongan. “Tuan rumah sangat senang dengan kehadiran Kami,” terang Nelly.

Kopi Dabe dan Shalat

Nelly mengungkapkan, dirinya tertarik karena ternyata Indonesia sangat kaya dan sangat indah. Sampai-sampai Belanda secara khusus membangun benteng di tempat ini.

“Yang menarik negeri Kita ternyata sangat kaya dan sangat indah sampai
Belandapun membuat beberapa benteng disana,” jelas perempuan yang juga Ketua DPD Perindo Kota Malang ini.

Nelly mengungkapkan, ia juga merasa sangat berkesan Karena dijamu secara hangat beserta pemberian suguhan penganan dan minuman khas daerah setempat.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sambutan dan jamuannya dari Jojau Kesultanan Tidore Bapak M Amin Faroek selaku Perdana Menteri di Kedaton Kesultanan Tidore,” imbuh Nelly.

Nelly merasa gembira karena mendapat suguhan Kopi ala Tidore. “Saya diberi suguhan kopi ala Tidore, namanya Kopi Dabe. Racikan kopi yang dipadu dengan bahan rempah Tidore ini sungguh menghilangkan kelelahan Kami setelah menyusuri Kota Tidore,” terang Nelly.

Nelly mengatakan, ia merasa terharu karena juga dipersilahkan shalat di kamar pribadi sultan tidore. “Yang sangat berkesan lagi adalah saya disilahkan sholat di kamar Sultan Tidore Kedaton Kesultanan,” tukas Nelly.

Disiplin Prokes dan Pariwisata

Menurut Nelly banyak hal positif dari lokasi kunjungan, yang bisa dijajagi dikembangkan di Kota Malang.

“Jelasnya sangat banyak hal positif yang bisa diambil. Disana meskipun daerah kepulauan, tapi semangat menerapkan protokol kesehatan untuk Covid sangat disiplin,” terang.

Nelly menguraikan, ia berharap kunjungan tersebut membawa manfaat positif untuk bisa mengambil sisi baik dan konstruktif yang bisa dijajagi diterapkan di Kota Malang.

“Kunjungan ini semoga bisa menjadi tali jembatan Kita semua. Yakni mengambil hal-hal positif baik untuk pengembangan Kota Malang ataupun referensi tentang kepariwisataan,” imbuh Nelly.

Lebih jauh Nelly mengungkapkan terkait pariwisata, maka dirinya menghimbau agar warga Indonesia bisa berwisata di dalam negeri daripada kemluar negeri.

“Harapan saya sebaiknya Kita berwisata ke negeri sendiri jangan ke luar negeri karena Indonesia itu Indah,” tutup Nelly. (had)