GMNI Unira Malang Gelar Musyawarah Komisariat II

Caption: Muskom GMNI Komisariat UNIRA Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – GMNI Komisariat UNIRA Malang menggelar Musyawarah Komisariat II, di Perumahan Sidotopo, Dilem Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Rabu sampai Kamis (31 Maret – 1 April 2021).

Muskom dihadiri oleh Dewan Pengurus Cabang GMNI Malang Raya, tamu undangan, seluruh DPK GMNI Malang Raya, Alumni GMNI UNIRA Malang, serta seluruh kader GMNI UNIRA Malang.

“Musyakom Komisariat GMNI UNIRA Malang ini merupakan musyawarah tertinggi dalam tingkat komisariat, yang mana dalam hal ini kita harus menerapkan sikap yang tidak serta merta dalam memberikan suatu keputusan akan tetapi juga tetap mempertimbangkan kebaikan untuk organisasi ke depannya,” terang Plt. Komisariat GMNI UNIRA Malang periode 2020-2021, Febrian Riski Kurniawan.

“Pelaksanaan Musyakom GMNI UNIRA Malang tahun 2021 ini berlangsung selama dua hari dengan beberapa agenda sidang dan kami selaku panitia pelaksana berharap kepada seluruh peserta Musyakom untuk tetap mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir supaya Musyakom berjalan dengan lancar,” kata Ketua Pelaksana Musyakom tahun 2021, Bung Ewok.

Musyawarah Komisariat (Musyakom) GmnI UNIRA Malang 2021 di Kabupaten Malang memilih ketua komisariat baru untuk periode tahun 2021-2022. M. Yaqinul Ilhaq yang biasa setiap hari dipanggil “Bung Ilhaq” ini merupakan kader GMNI UNIRA Malang sejak tahun 2019 yang lalu.

Bung Ilhaq terpilih menjadi ketua komisaris GMNI UNIRA Malang periode 2021 sampai 2022. “Terimakasih telah memberikan amanah untuk memimpin GMNI Komisariat UNIRA Malang periode 2021-2022 ini. Saya akan menjaga amanah ini, baik untuk meneruskan perjuangan dalam memperjuangkan hak-hak kaum Marhaen sesuai dengan Pedoman Organisasi GMNI dalam menjalankan program kerja ke depannya,” urai Ketua Terpilih GMNI UNIRA Malang periode 2021-2022, M. Yaqinnul Ilhaq.

Diungkapkan Bung Ilhaq, dibawah kepemimpinan dirinya akan merekrut kader-kader GMNI di lingkup Universitas Islam Raden Rahmat Malang. GMNI UNIRA Malang siap memberikan wadah untuk mahasiswa baru dalam berorganisasi yang memperjuangkan hak kaum Marhaen.

“Saya meminta kerjasama kader GMNI UNIRA Malang ini. Saya juga sangat menyadari untuk meraih target itu bisa sendiri, namun juga membutuhkan kerjasama bersama. Tidak mungkin saya bisa sendiri, saya membutuhkan dukungan dan kerja bersama untuk menjalankan kepengurusan ini,” sambungnya.

Ia juga berharap dibawah kepemimpinannya ke depan ini untuk GMNI UNIRA bisa membuka peluang terhadap kader-kader baru untuk dapat berkiprah dan memberikan ruang gerak kepada calon dan kader GMNI UNIRA Malang untuk ke depannya serta memberikan sebuah semangat untuk tetap berpegang teguh pada ajaran Bung Karno.

“Berikan peluang kepada kader baru (calon kader) untuk dapat bergabung ke dalam GMNI UNIRA Malang dalam dunia organisasi mahasiswa ini. Kader-kader ini merupakan generasi kita, mereka harus kita ajak untuk bersemangat dalam berorganisasi di GMNI ini dan saya meminta kepada seluruh kader dan anggota GMNI UNIRA Malang untuk tetap berpegang teguh atas ajaran yang diamanatkan oleh Bung Karno, Merdeka!!!”, tutupnya. (Cha)