Malang Jejeg Laporkan Komisioner KPU ke DKPP

Ketua Tim Malang Jejeg, Sutopo Dewangga (paling kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Malang Jejeg melaporkan seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Malang yang berjumlah lima orang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu alias DKPP.

Kelima komisioner KPU Kabupaten Malang itu diantaranya, Anis Suhartini, Khilmi Arif, Nurhasin, Marhaendra Pramudya Mahardika dan Abdul Fatah.

Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Sutopo Dewangga menjelaskan, pelaporan Malang Jejeg terhadap komisioner KPU itu dikirimkan malam tadi, Selasa (1/9/2020).

“Per tadi malam kita sudah men-DKPP-kan seluruh komisioner KPU. Karena apa? Karena KPU tidak profesional,” kata Sutopo, Rabu (2/9/2020).

Sutopo menambahkan, salah satu sebab pelaporan itu adalah penundaan waktu sepihak yang dilakukan KPU pada saat verifikasi faktual syarat minimal dukungan. Hal lain lagi yang menjadi alasan Malang Jejeg melaporkan komisioner KPU ke DKPP adalah perihal perubahan data administrasi.

“KPU merubah hasil verifikasi administrasi. Verifikasi administrasi yang sebelumnya dinyatakan lolos 93 ribu sekian, mendadak tanggal 10 (Agustus, red) diturunkan menjadi 84 ribu sekian. Apa dasarnya? Merubah data itu harus bersurat ke KPU RI. Karena data administrasi yang sudah ada di form BA2, itu dikirimkan ke server KPU RI. Sehingga tidak semudah itu menaikkan dan menurunkan,” tegasnya.

Malang Jejeg kemudian menyebut jika KPU Kabupaten Malang tidak profesional.

“Saya yakin itu ilegal. Karena tidak ada surat KPU RI. Dan yang berhak untuk menaikkan dan menurunkan itu adalah KPU RI, setelah KPU Kabupaten Malang bersurat. Apalagi lalu dikembalikan lagi, ke 93 ribu. Ini tidak profesional,” tukas Sutopo. (mid/yog)