Petani Kerja Bakti, Irigasi Kali Molek Mengalir 60 Persen

Plengsengan Kali Molek Jebol

Kondisi pelengsengan Sungai Molek yang jebol (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air atau PU SDA Kabupaten Malang menyebutkan jika air untuk irigasi dari Kali Molek telah mengalir 60 persen pasca jebolnya pelengsengan.

Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Malang, Avicena Madisica Saniputra menjelaskan, para petani yang terdampak jebolnya pelengsengan secara swadaya melakukan kerja bakti agar aliran air untuk irigasi berangsur normal. Sembari menunggu plengsengan diperbaiki.

“Masyarakat sudah melakukan perbaikan secara swadaya sehingga air mengalir sudah 60 persen,” kata Avicena, Rabu (2/9/2020).

Pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas PU SDA menambahkan, eksekusi perbaikan plengsengan masih menunggu instruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Setelah intruksi Kementerian PUPR, baru akan ditindaklanjuti oleh Balai Besar Wilayah Sungai Brantas atau BBWSB.

“Terkait Sungai Molek yang ambrol sehingga petani kekurangan pasokan air, sekarang sudah diusulkan tinggal menunggu saja,” terang Avicena.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Malang, HM Sanusi telah membuat surat pernyataan bencana untuk perbaikan plengsengan Kali Molek yang jebol.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. Wahyu menyebutkan, surat pernyataan bencana itu sudah dikirimkan kepada Kementerian PUPR.

“Sudah selesai. Tinggal proses saja disana. Sudah selesai, sudah ditandatangani. Sudah kita kirim kesana, kan anggarannya ada di pusat, bukan anggaran kita,” kata Wahyu, ditemui usai rapat paripurna di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malang, Rabu (19/8/2020). (mid/yog)