Komunitas Pecinta Kucing di Malang Gelar Aksi Solidaritas Kasus Tayo Medan

Foto: Komunitas pecinta kucing saat aksi solidaritas di Kimmy Petshop Malang, Rabu (3/2/2021). (ned)

BACAMALANG.COM – Kasus penyembelihan kucing Tayo di Medan belum lama ini memicu perlawanan dan solidaritas dari berbagai daerah. Sejumlah cat rescue di lima kota maraton melakukan aksi diam, salah satunya di Kota Malang, Rabu (3/2/2021).

Sedikitnya 25 pecinta kucing dari komunitas Perkumpulan Kucing Domestik Indonesia (PKDI) Chapter Malang menggelar aksinya di KIMMY Petshop, jalan Kaliurang Kota Malang. Mereka membentangkan banner dan poster yang berisi kejadian di Medan tersebut.

Peserta aksi juga membubuhkan tandatangan sebagai bentuk solidaritas yang mengusung tema ‘Indonesia Memeluk Medan’. “Tayo, kucing yang disembelih, dimutilasi, menjadi penanda perlawanan di Medan,” ujar Annie, seorang peserta aksi.

Perwakilan PKDI Chapter Malang ini mengatakan, aksi ini sebagai solidaritas melawan kekerasan yg dilakukan pada makhluk kecil. “Kabarnya, banyak jagal kucing di Medan juga masih buron, namun justru pemilik kucing sempat ditertawakan polisi ketika melapor,” ungkapnya.

Annie menambahkan, selama ini pelaporan kekerasan pada hewan kurang mendapat tanggapan berarti dari aparat. “Padahal tetap saja hal itu adalah sebagai bentuk kekerasan terhadap makhluk hidup,” paparnya.

Menurut Annie, kasus penganiayaan kepada kucing juga kerap terjadi di Malang sejak PKDI berdiri tahun 2015 lalu. PKDI adalah wadah bagi penggemar kucing kampung atau lokal di seluruh Indonesia.

Ia berharap, kasus penganiayaan dan pembunuhan terhadap hewan, terutama kucing tidak terulang kembali, salah satunya dengan memberlakukan hukuman yang pantas terhadap pelaku penganiayaan terhadap hewan.

Sementara pemilik KIMMY Petshop, dokter hewan Rahmawati mengatakan, dirinya sebagai tenaga medis yang berhubungan langsung dengan kucing maupun anjing sebagai hewan peliharaan, sangat mendukung aksi solidaritas ini. “Saya siapkan tempat di sini sebagai titik kumpul aksi maraton,” tandasnya. (ned)