Terkait Pembelajaran Madrasah Tatap Muka, Ini Penjelasan Kemenag Kota Malang

Caption : Kegiatan belajar di sekolah. (ist)

BACAMALANG.COM – Kepastian pembelajaran tatap muka pada madrasah di Kota Malang, Kemenag belum bisa memastikan kapan dapat terlaksana. Namun, secara umum, pada prinsipnya semua bermuara pada aturan pemerintah.

“Prinsipnya kami siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka sesuai aturan. Kami ikut aturan pemerintah pusat maupun daerah. Kami menunggu Pemkot Malang tentang pembelajaran tatap muka. Kami instruksikan semua ikut aturan yang ada,” jelas Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Malang Dr. Sutrisno, M.Pd.

Seperti diketahui, Kemenag Kota Malang memastikan bahwa madrasah atau sekolah yang berada di bawah naungannya belum ada yang menerapkan pembelajaran tatap muka, meskipun pemerintah pusat telah membuka lampu hijau untuk penerapan pembelajaran tatap muka terbatas.

“Sampai sekarang belum ada baik negeri maupun swasta,” kata Sutrisno.

Sutrisno menambahkan bahwa pihaknya belum menetapkan simulasi atau uji coba pembelajaran tatap muka. Sewaktu ada anjuran simulasi, saat itu Kota Malang tengah berada zona merah.

Salah satu persiapan yang dilakukan Kemenag Kota Malang bekerjasama dengan Dinkes Kota Malang adalah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik.

Pihaknya mendata ada 2.453 guru madrasah di Kota Malang. Sedangkan guru yang sudah divaksin masih ada di angka 300-an.

“Barusan saja kami diminta mendata berapa kebutuhan yang belum vaksin. Memang ada beberapa guru yang ikut vaksin di puskesmas masing-masing,” tambahnya.

Untuk diketahui, Kemenag Kota Malang menaungi 103 RA, 54 MI, 35 MTs, dan 21 MAN baik negeri maupun swasta yang tersebar di Kota Malang. (*/had)