LDA Apresiasi Pelestarian Kearifan Lokal Sedekah Laut Ngliyep

Foto: M. Nuh hadiri sedekah laut Ngliyep. (ist)

BACAMALANG.COM – Saat ini minat dan spirit untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal (lokal wisdom) semakin meningkat.

Terkait dengan hal tersebut, maka Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Wilayah Malang Raya, memberikan apresiasi positif atas pelestarian kearifan lokal lewat sedekah laut di Pantai Ngliyep.

“Kami (LDA) berpandangan bahwa kegiatan Labuh pantai Ngliyep yang dikemas dengan larung pangan (sedekah laut) dan dilaksanakan secara ajeg setiap tahun yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi SAW, merupakan salah satu local wisdom (kearifan lokal) dalam rangka menjaga dan melestarikan (nguri-nguri) budaya leluhur dengan makna sebagai pengejawantahan rasa syukur terhadap Dzat Yang Maha Kuasa dan Maha Pemberi (Allah SWT),” tandas Ketua LDA Malang Raya, KRT. Muhammad Nuh Setyonagoro, SH., MH, Selasa (3/11/2020).

Seperti diketahui, Lembaga Dewan Adat Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Wilayah Malang Raya dikukuhkan pada 30 oktober 2020.

Pada kepengurusan LDA Malang Raya Direktur Utama PD Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan menjabat sebagai salah satu wakil ketua bergelar KRT. Ahmad Faiz Wildan Reksonagoro, SS.

Kegiatan awal mengikuti prosesi adat Labuh Gunung Kombang Pantai Ngliyep, atas undangan dari Paguyuban Kerabat Labuh Desa Kedung Salam Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang sekaligus penandatanganan prasasti Labuh pantai Ngliyep yang ke-107 (1913 – 2020) oleh Paranpara (penasehat) LDA Malang Raya, Letjen TNI (pur) KRAT H.Umar Abdul Aziz Reksodiningrat, S. Sos, SH, M.Hum.

Turut mendampingi paranpara lainnya, KRT Endri Yudo Reksonagoro S.Kes, Pangarsa (ketua) LDA Malang Raya yaitu KRT. Muhammad Nuh Setyonagoro, SH., MH. serta Panyitra (sekretaris) M.Ng Soeparlan Projosuwito.

Selama ini kegiatan labuh dilaksanakan oleh kerabat labuh Pantai Ngliyep dari berbagai daerah dan masyarakat Kedung Salam dan sekitar, berkolaborasi dengan Paguyuban Labuh Desa Kedung Salam dengan suporting Pemda Kabupaten Malang dalam hal ini Dinas Pariwisata dan PD. Jasa Yasa.

Namun, mulai tahun ini dan seterusnya LDA Malang Raya berkomitmen untuk selalu hadir dan mengikuti kegiatan adat labuh Pantai Ngliyep tersebut dan sekaligus menjadikannya sebagai salah satu kalender kegiatan LDA yang terintegrasi. (*/had)