Jalani Rapid Test, Jelang Pengamanan Pilkada

Foto: Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH saat tengah meninjau anggotanya menjalani rapid test di Faskes Tingkat l Klinik Prathama. (Eko)

BACAMALANG.COM – Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH memerintahkan jajarannya untuk menjalani rapid test di Faskes Tingkat l Klinik Prathama, Jalan AP III Katjoeng Permadi, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Kamis (3/12/2020) pagi.

Para anggota Polres Batu tersebut, rencananya bakal mengamankan tahap pencoblosan Pilkada, pada 9 Desember 2020 nanti.

Menurut Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH jumlah tersebut setara dua per tiga kekuatan Polres Batu, yang sisanya bakal digunakan sebagai kekuatan cadangan, yang siap digerakkan jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

“Ya, hari ini anggota menjalani tes cepat Covid-19 atau rapid test sebelum disebar ke beberapa tempat pemungutan suara (TPS). Sebanyak 265 personel yang ditugaskan mengamankan TPS, kita rapid test,” kata Catur sapaan akrabnya kepada awak media.

Mantan Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur ini menambahkan, hal itu dilakukan karena bagian dari komitmen Polres Batu untuk menerapkan protokol kesehatan di TPS.

“Selain itu, mereka nantinya juga harus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” imbuhnya.

Pengamanan Pilkada kali ini, lanjut Catur, terasa berbeda, mengingat hal itu karena digelar ditengah pandemi wabah Covid-19.

“Sehingga Polri akan bekerja keras mengamankan Pilkada itu sendiri, dan juga akan mengamankan masyarakat agar supaya tidak timbul cluster baru usai Pilkada,” ungkap dia.

Orang nomor satu di jajaran Polres Batu ini menyebut, terkait pengamanan pencoblosan, pihaknya masih tetap dibantu dari TNI dan elemen masyarakat.

“Dalam pengamanan Pilkada nantinya kami Polres Batu di bantu oleh rekan dari TNI, karena ini bagian dari jalinan sinergitas antara TNI-Polri,” paparnya.

Pamen melati dengan dua pangkat di pundaknya ini juga berharap, kepada insan media untuk turut ikut serta membantu Polri dalam menggelorakan berita, tentang kewaspadaan masyarakat dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Kami juga berharap bantuan serta dukungan dari rekan-rekan media, untuk dapat memberitakan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” pungkas dia.

Sekadar diketahui, Pilkada di Kabupaten Malang yang mana 3 kecamatan bergabung dengan Kota Batu, dikuti oleh tiga pasangan calon.

Mereka diantaranya, SAN – DI (Drs. HM Sanusi, MM – Drs, H. Didik Gatot Subroto, SH., MH) yang diusung PDIP, kemudian pasangan Lathifah – Shohib (Dra. Hj. LathifahH – Ir. Didik Budi Muljono, MT yang diusung dari PKB, selanjutnya dari jalur perseorangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko. (Eko)