Polres Batu Ungkap Hasil Narkoba, Amankan 13 Tersangka

Foto: Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH saat tengah menunjukkan salah satu barang bukti narkoba. (Eko)

BACAMALANG.COM – Polres Batu menggelar konferensi pers hasil penangkapan beberapa tersangka atas kasus tindak pidana narkotika, yang terjadi di wilayah Kota Batu, pada Kamis (3/12/2020) siang.

Giat tersebut di pimpin Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH yang dilaksanakan di halaman Mapolres Batu, Jalan AP III Katjoeng Permadi, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dan dihadiri oleh Kasat Narkoba dan Kasi Propam Polres Batu, serta para Insan Media di Kota Batu dan Malang Raya.

Menurut Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH konferensi pers kali ini adalah hasil ungkap kasus Sat Resnarkoba Polres Batu, mulai bulan Agustus sampai dengan Desember 2020.

“Hasilnya, kami mengamankan 13 orang tersangka yang masing-masing berperan sebagai pengedar 4 orang, dan 9 orang lainnya sebagai penyalahguna atau pemakai,” kata Catur sapaan akrabnya kepada awak media.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari ke 13 orang tersangka tersebut, lanjut Catur, terdiri dari sabu-sabu dengan total seberat 15,74 gram, pil koplo sebanyak 11.000 butir, ganja sebanyak 272,59 gram dan terakhir biji ganja yang siap di semai sebanyak 20,9 gram.

“Tidak ada kata lelah bagi kami untuk memerangi peredaran narkoba di Kota Batu ini. Kami akan bekerja sekuat tenaga untuk mengungkap kasus, walaupun sekarang kita dalam masa pandemi virus Covid 19,” tutur perwira polisi dengan pangkat dua melati di pundaknya ini.

Mantan Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur tersebut, mengapresiasi penuh atas loyalitas kinerja dari Kasat Resnarkoba berserta anggotanya.

“Kami apresiasi sekaligus berharap dan berpesan, semoga pengungkapan kasus dapat ditingkatkan lagi, agar tidak semakin bertambah jumlah kasusnya, khususnya kaum millenial yang teracuni oleh barang haram ini,” pesan dia.

Meski begitu, iapun juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak bermain-main atau mencoba dan mengenal dengan barang haram seperti narkoba.

“Masih banyaknya peredaran narkoba, karena berbanding lurus dengan banyaknya pemesan dari masyarakat sebagai penggunanya. Maka untuk itu, jauhi narkoba, karena akan merusak generasi bangsa,” pungkasnya. (Eko)