Lewat Sungai dan Darat, Relawan Cari Santri An-Nur yang Hanyut

Sejumlah relawan nampak menyusuri sungai Kalimanten untuk mencari dua santri An-Nur 2 yang hanyut (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Relawan gabungan masih terus mencari keberadaan dua santri Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang yang hanyut di Sungai Kalimanten. Hingga kini, baik Abdul Rosyid (16) maupun Media Agus Riono (16) belum diketahui rimbanya.

Pencarian kedua santri yang hanyut itu dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (4/3/2020). Ada 80 personil yang terlibat dalam pencarian. Mereka dibagi dalam empat tim.

Tidak hanya di sungai, pencarian juga difokuskan lewat jalur darat.

“Jadi tim itu akan kami bagi menyisir dari kanan dan kiri sungai. Tekniknya manual. Petugas akan memasang tali berantai dan juga mengenakan life jacket untuk menyisir di pinggir sungai,” kata Komandan Tim Bazarnas Surabaya, Roby Rega Hermanto.

Roby menambahkan, ada kemungkinan jika kedua santri itu hanyut dan tersangkut di tepi sungai.

“Kan kemarin arusnya deras dan debit air tinggi. Kami antisipasi jika keduanya itu tersangkut,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang santri Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang diduga hanyut terbawa arus Sungai Kalimanten yang lokasinya persis di sebelah pondok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (3/3/2020).

Adapun dua orang santri yang diduga hanyut diantaranya, Media Agus Riono (16) dan Abdul Rasyid (16). Media diketahui merupakan warga Kecamatan Turen, sedangkan Abdul merupakan warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. (mid/yog)