Manfaatkan Platform Digital, BI Malang Gelar Workshop UMKM On Boarding 2020

Foto: Pelatihan online untuk UMKM. (hum)

BACAMALANG.COM – Dalam rangka mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus mengembangkan bisnis hingga mampu menembus pasar internasional serta dapat memanfaatkan platform digital (marketplace) ditengah masa pandemi ini, BI Malang menggelar “Workshop UMKM On Boarding 2020”.

Kegiatan yang diselenggarakan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting itu telah dilakukan BI Malang sejak tanggal 8-29 Mei 2020. Workshop ini merupakan kelanjutan dari Sosialiasi UMKM On Boarding yang sebelumnya telah diselenggarakan pada Februari 2020 silam.

Kegiatan workshop dibuka oleh Kepala Perwakilan BI Malang, Azka Subhan Aminurridho, dan diikuti oleh 35 UMKM di wilayah kerja BI Malang yang terdiri dari UMKM binaan serta mitra BI Malang. Adapun materi yang diberikan dalam kegiatan itu sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan UMKM antara lain mengenai penyusunan laporan keuangan UMKM yang disampaikan oleh Mufarrohah, SE., AK. MSA., CA yang juga sebagai Dosen Vokasi di Universitas Brawijaya Malang.

Materi Akses Keuangan Bagi UMKM disampaikan oleh Sugiarto Kasmuri yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Skim Kredit UMKM–Dukungan BNI terhadap UMKM oleh M. Bayu Dhirgantara, kini ia menjabat sebagai Analis Kredit Bank Negara Indonesia Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Tips Jitu Pemasaran dan Pengemasan Produk UMKM oleh Dias Satria, Ph.D yang juga sebagai Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang serta Founder Jagoan Indonesia. Teknik Pemotretan Produk Melalui Smartphone oleh Niko Nurdiansyah, serta Menghimpun Pelanggan di Tokopedia oleh Clara D.N Prastika serta dari Tim Tokopedia.

Selama workshop berlangsung, UMKM juga didampingi oleh 10 orang volunteer yang merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Malang untuk memudahkan implementasi dari materi yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UMKM dalam pembentukan Brand Awareness produk. Selain itu, diharapkan juga mampu membuat laporan keuangan, serta memiliki akses ke perbankan, meningkatkan pemasaran dan penjualan melalui media online di tengah masa pandemi Covid-19, serta mampu terus berkembang dan bertahan pada bisnis yang telah dilaksanakan. (lis/red)