Gus Wachid Berpulang, Bhumi Arema Bersedih

Foto: Suasana ponpes yang diasuh Gus Wahid. (ist)

BACAMALANG.COM – Jutaan warga Bhumi Arema berduka dengan berpulangnya KH. Abdul Wachid Ghozali atau yang akrab disapa Gus Wachid Arema pengasuh Pondok Pesantren As-Salam, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang Sabtu (4/7/2020).

Almarhum meninggal bertepatan 13 Dzulqo’dah 1441 Hijiriah sekitar pukul 05.30 WIB pada saat mengisi pengajian rutinan di Pondok Pesantren As-Salam Singosari, Kabupaten Malang.

Seluruh lapisan masyarakat merasa kehilangan atas kepergian Gus Wachid Arema yang terkenal dengan ceramah ringannya dan mudah dipahami dengan menggunakan bahasa walikan khas Arek Malang.

“Innaalillahi wa innaa ilaihi rajiun. KH Abdul Wahid Ghozali (Gus Wahid Arema/Pengasuh Ponpes As Salam Singosari) meninggal dunia,” pesan yang beredar di grup WhatsApp, Sabtu (4/7/2020).

Ratusan masyarakat silih berganti memasuki masjid di dalam Pondok Pesantren As-Salam untuk melaksanakan Salat Jenazah.

Hingga pukul 09.20 WIB sudah dilaksanakan Salat Jenazah yang kelima. Salat Jenazah dan tahlilan akan terus dilakukan hingga prosesi pemakaman yang akan dilaksanakan seusai Salat Dhuhur.

Salah satu ustadz dalam ceramahnya mengatakan bahwa sosok almarhum merupakan salah satu ulama pemersatu semua kalangan dan selalu menjadi penengah jika terdapat konflik di masyarakat.

“Mulai dari urusan persiteruan antar organisasi kemasyarakatan (ormas), kalangan kelompok pemuda, urusan antar partai politik, hingga konflik para politisi, Gus Wachid Arema hadir untuk menjadi penengah dan selalu memberikan solusi yang dapat diterima oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Terbukti ratusan hingga ribuan orang yang datang ke Pondok Pesantren As-Salam untuk bertakziyah dan menghantarkan kepergian Gus Wachid Arema untuk terakhir kalinya dari segala macam ormas datang berkumpul untuk bersaksi atas seluruh kebaikan Gus Wachid Arema selama hidupnya.

Gus Wachid Arema dalam kepergiannya meninggalkan satu istri dan lima anak (dua laki-laki dan tiga perempuan). Harapan seluruh kalangan, anak-anak beliau akan menjadi penerus dalam perjuangan Gus Wachid Arema dalam menegakkan syariat Islam.

Almarhum rencananya akan dimakamkan seusai Salat Dhuhur pada hari ini Sabtu (4/7/2020) di komplek pemakaman dalam Pondok Pesantren As-Salam, Tunjungtirto, Singosari, Kabupaten Malang.

Sebelumnya beberapa waktu lalu di wilayah Singosari juga terdapat ulama khos yakni KH. Achmad Farihin Muhsan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al-Fattah, Singosari, Kabupaten Malang yang juga meninggal dunia.

Singosari dalam rentan waktu kurang lebih satu minggu telah kehilangan dua ulama khos dan kharismatik. Semoga amal dan perjuangan para almarhum dalam menegakkan syariat Islam menjadi amal jariyah para almarhum. (Had/Red)