Dosen FTP UB Sosialisasikan Perilaku Hidup Bersih di KB Baipas Ceria

Foto: FTP UB Ajarkan PHBS kepada siswa KB baipas Ceria. (ist)

BACAMALANG.COM – Universitas Brawijaya (UB) melalui Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) memberikan pengenalan terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada Kelompok Bermain (KB) Baipas Ceria, Malang.

Kegiatan ini ditekankan pada upaya pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai salah satu usaha pencegahan COVID-19 dari diri sendiri dan lingkungan di sekolah, sehingga nantinya dapat diterapkan di rumah atau lingkungan sekitar siswa.

Tanalyna Hasna, STP, MSc, Dosen Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawaijaya menjelaskan, bahwa kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat pada Juni 2020 silam.

“Perwakilan mahasiswa dengan kepala sekolah KB Baipas Ceria, Erna Widi Astutik, tercetus gagasan untuk memberikan pengenalan mengenai bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat. Termasuk kegiatan sanitasi diri dan lingkungan”, katanya.

Tanalyna Hasna menambahkan, bahwa dalam PHBS itu setidaknya terdiri dari delapan aspek yakni, kegiatan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban yang bersih dan sehat.

“Selain itu, olah raga teratur dan terukur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok, menimbang berat badan dan mengukur tinggi secara rutin, dan membuang sampah pada tempatnya”, imbuh Tanalyna Hasna.

Kegiatan ini ditekankan pada upaya pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai salah satu usaha pencegahan COVID-19 dari diri sendiri dan lingkungan di sekolah. Sehingga nantinya dapat diterapkan di lingkungan siswa.

“Di sisi lain usia balita merupakan usia yang rentan akan penyakit, dikarenakan aktivitas anak yang sangat tinggi, terutama dalam kegiatan bermain dan outdoor. Anak-anak masih kurang memahami arti pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat”, terang Tanalyna Hasna.

Kegiatan itu dibagi menjadi tiga tahap diantaranya meliputi pembuatan video tutorial mengenai aspek PHBS yang dapat dilakukan mandiri di lingkungan keluarga dan sekolah KB Baipas Ceria. Video tutorial ini dikirimkan kepada Kepala Sekolah KB Baipas Ceria dan diteruskan kepada wali siswa untuk kemudian diperlihatkan kepada siswa dalam pembelajaran daring di rumah masing-masing.

“Tahap kedua, penyerahan bantuan peralatan perlindungan diri dari tim pelaksana kepada pihak sekolah berupa air sanitizer, hand sanitizer, masker, buku bacaan anak usia dini yang berkaitan dengan PHBS, serta penyerahan kenang-kenangan berupa alat tulis untuk siswa KB Baipas Ceria”, beber Tanalyna Hasna.

Pengajar di Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, FTP UB itu mengungkapkan, bahwa pada tahap ketiga yakni monitoring terhadap kegiatan pengenalan PHBS bagi siswa KB Baipas Ceria serta evaluasi penerapan PHBS termasuk protokol pencegahan COVID-19 di area sekolah.

Dia berharap dengan berlangsungnya kegiatan ini dapat menambah wawasan serta kewaspadaan diri pada siswa KB Baipas Ceria, serta wali siswa dan pihak sekolah mengenai pentingnya menerapkan perilaku PHBS terutama sebagai upaya pencegahan Covid-19. (Lis/Red)