Sambut Musim Tanam, Petrokimia Siapkan 418.451 Ton Pupuk Subsidi

Stok pupuk Petrokimia di gudang penyangga pupuk Bakalan Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – PT Petrokimia Gresik menyiapkan 418.451 ton pupuk bersubsidi menjelang musim tanam bulan Oktober 2020 hingga Maret 2021 mendatang.

Rincian ketersediaan stok itu diantaranya 51.278 ton pupuk Urea, 53.782 ton pupuk ZA, 100.111 ton pupuk SP-36, 153.948 ton pupuk Phonska dan 59.332 ton pupuk Petroganik.

Dari keseluruhan stok itu, khusus wilayah Jawa Timur, Petrokimia menyiapkan 130.402 ton. Rinciannya, 51.278 ton Urea, 15.531 ton ZA, 24.387 ton SP-36, 10.316 ton Phonska dan 28.890 ton Petroganik.

“Kewajiban dari Petrokimia Gresik adalah menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan atau penugasan dari pemerintah,” kata Sekretaris Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono, Jumat (4/9/2020).

Yusuf menjelaskan, dalam penyaluran pupuk bersubsidi Petrokimia berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian nomor 10 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pertanian nomor 1 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian 2020.

Dalam peraturan tersebut, Kementerian Pertanian menetapkan alokasi pupuk bersubsidi nasional sebesar 7,9 juta ton kepada Pupuk Indonesia. Dari jumlah tersebut, Petrokimia Gresik mendapat tugas penyaluran sebesar 4,7 juta ton atau 59 persen dari total penugasan nasional. Selebihnya, akan disalurkan oleh produsen pupuk anggota holding Pupuk Indonesia lainnya.

Untuk memastikan penyaluran hingga ke daerah, lanjut Yusuf, Petrokimia memiliki 77 orang Staf Perwakilan Daerah Penjualan atau SPDP yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan atau PPL, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida atau KP3, kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat.

“Dalam penyalurannya, perusahaan memegang teguh prinsip 6 tepat, yaitu tepat harga, tepat tempat, tepat jumlah, tepat mutu, tepat jenis, dan tepat waktu,” tukas Yusuf. (mid/yog)