Pokmas Jawara Berdayakan Warga via Taman Baca dan Wisata Sungai

Foto: Taman Baca Pokmas Jawara. (ist)

BACAMALANG.COM – Spirit Pemkab Malang yang mencanangkan program satu desa satu obyek (destinasi) wisata bak gayung bersambut.

Hal ini karena muncul spirit bak bunga mekar di musim hujan yang makin marak dan banyak.

Pemerintah desa, komunitas, dan penggiat masyarakat di ratusan desa di Kabupaten Malang tepanggil untuk menggagas dan menjajagi dibentuknya obyek wisata di masing-masing desa.

Wisata Edukasi

Pandemi saat ini banyak wahana wisata dibuka, salah satunya wisata alam misalnya. Begitu juga dengan Pokmas (Kelompok Masyarakat) Jawara, yang berada di Dusun Jatisari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.

Pokmas Jawara ini sedang berjuang melakukan kegiatan yang bertujuan memberdayakan masyarakat sekitar, dengan membuka Wisata Edukasi.

“Harapan dari Pokmas Jawara 13 adalah untuk membuka lapangan pekerjaan, agar nantinya teman-teman yang belum bekerja bisa bekerja di desanya sendiri” terang Riwanto, Ketua Pokmas Jawara, Selasa (4/11/2020).

Pemuda Desa

Keberadaan dan eksistensi Pokmas Jawara mulai aktif dimulai sejak adanya pandemi ini.

Namun sebenarnya embrionya sudah dibentuk sejak.lama dari kepemudaan desa setempat. Namun dibentuknya Pokmas Jawara secara resmi sejak tanggal 4 Agustus lalu.

“Selama ini kegiatan sosial Kita melakukan pembagian bibit tanaman jenis sayuran, seperti Tomat, Cabai, Terong, dan lain-lain,” tukas Riwanto.

Taman Baca

Salah satu kegiatan yang patut mendapat apresiasi adalah Pokmas Jawara membuka taman baca yang bisa dimanfaatkan emak-emak desa setempat.

“Sebenarnya taman baca ini diperuntukkan kalangan umum. Namun Kami ingin pula fokus memberi perhatian kepada emak-emak. Salah satu manfaat adalah memaksimalkan kegiatan positif emak-emak daripada kumpul-kumpul gak jelas manfaatnya,” terang Riwanto.

Taman baca ini kini koleksi bukunya semakin banyak. Riwanto membuka diri bagi upaya donasi buku-buku dari warga Malang Raya demi pemberdayaan masyarakat di desanya.

Setiap harinya taman baca dikunjungi pelajar dan anak sekolah. Ada pula ibu-ibu turut menyambangi taman baca.

“Selain bisa menambah ilmu, Alhamdulillah adanya taman baca bisa untuk menguatkan silaturahim dan sharing info-info penting lokal desa sini,” tutur Riwanto.

Tak hanya untuk meningkatkan literasi desa dengan membaca, taman baca juga dipakai untuk pertemuan ibu-ibu yang tergabung dalam KWT (Kelompok Wanita Tani) atau KWT Jawara.

Pengelola taman baca menyediakan aneka buku tentang tanaman sayur, buah-buahan, dan aneka kebutuhan pokok sehari-hari.

“Alhamdulillah Kita menjalin hubungan hangat dengan polsek, koramil kepala desa dan kepala dusun. Kami bersinergi sama polsek dan koramil,” urai Riwanto.

Taman baca dibuka sejak pagi dan dilengkapi dengan akses WiFi. Menariknya akses sambungan WiFi ini masih menumpang nyambung dari warga (tetangga)yang rumahnya dekat taman baca.

“Biasanya pagi dibuat anak-anak sekolah yang di rumahnya belum ada wifinya. Kita masih mengajukan jaringan wifi gratis dibantu teman-teman dari Seknas Jokowi ke Telkom,” imbuh Riwanto.

Wisata Sungai

Saat ini Pokmas Jawara bergotong royong membersihkan sungai. Yang berlokasi di Timur area persawahan, yang akan mereka jadikan Wisata Edukasi Pelestarian Sungai.

“Mungkin nanti juga akan diadakan acara-acara kebudayaan Jawa.misalnya seperti bidadari mandi di sungai dan ditemukan Joko Tarub seperti di cerita jaman dulu,” terang Riwanto mengakhiri. (dhum)