Geger Bullying di SMPN 16 Kota Malang, Begini Cegah Perundungan pada Anak

bullying
bullying (ist)

BACAMALANG.COM – Beberapa waktu lalu Kota Malang dihebohkan dengan kasus dugaan bullying atau perundungan di lingkup SMPN 16 Kota Malang. Akibat dari kekerasan tersebut, korban saat ini harus dirawat di Rumah Sakit Lavalete Kota Malang, bahkan salah satu ujung jari korban rencananya terpaksa harus diamputasi.

Seperti diketahui, bullying atau perundungan adalah tindakan mengganggu, mengusik terus-menerus, menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikis, dalam bentuk kekerasan verbal, sosial dan fisik.

Aksi perundungan rentan terjadi dimana saja, bahkan di sekolah. Guna mencegah aksi bullying tersebut, Bacamalang.com merangkum sejumlah cara jitu mencegah aksi perundungan;

Terbuka

bullying (ist)
bullying (ist)

Ajak anak selalu berkomunikasi dengan orang tua. Mengajak anak berbicara tentang kegiatan sehari-harinya di sekolah akan membuat anak merasa lebih terbuka kepada orang tua. Orang tua akan lebih banyak mengetahui seluk beluk apa yang dilakukan sang anak atau apa yang menimpa sang anak selama di luar pengawasan orang tua.

Bangun karakter anak

bullying (ist)
bullying (ist)

Para pelaku bullying kebanyakan merupakan anak dengan kepercayaan diri tinggi dan populer. Ajari anak agar selalu membangun hubungan sosial yang baik dan arahkan kepercayaan diri anak yang tinggi untuk melakukan kegiatan positif.

Sebaliknya, korban bullying biasanya adalah sosok tertutup, pemalu, dan kurang pandai bergaul. Sedari kecil, orangtua harus mengajarkan sosialisasi pada anak agar mereka pandai bergaul dan berada di lingkungan yang baik.

Orang tua dan guru tidak mempraktikkan kekerasan

bullying (ist)
bullying (ist)

Berkomunikasi dan membangun karakter anak tak akan bisa mencegah tindak perundungan jika lingkungannya mengajarkan tentang kekerasan. Sebagai seorang figur, orang tua dan guru sudah saatnya memberikan contoh yang baik pada anak. Apabila anak salah, tegur dia secara baik-baik. Buanglah perilaku berteriak apalagi memukul fisik anak mulai sekarang. Terkadang kata-kata kita yang pedas dan cenderung kasar saat memarahi anak, bisa membuat dirinya menjadi pelaku bullying.

Tegaskan juga ya pada si anak sejak dini agar mereka tidak boleh pasrah saat ditindas. Di samping itu anak pelaku bullying tidak seharusnya dijauhi atau dimarahi. Namun justru harus dibantu dan dirangkul, agar ia bisa memperbaiki perilakunya. (zuk)