Wujudkan Perangkat Berintegritas di Desa Putukrejo Gondanglegi

Foto : Peserta simbolis menyerahkan berkas persyaratan. (ist)

BACAMALANG.COM – Menindaklanjuti Peraturan Bupati Malang nomer 81 tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa serta sebagai upaya menjaring perangkat desa yang berintegritas serta kredibel, Pemerintahan Desa (Pemdes) Putukrejo Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang mengadakan rekrutmen perangkat desa.

“Iya pak, kami mencoba untuk membuat perubahan. Agar bisa menjaring perangkat desa yang berintegritas serta kredibel,” kata Samsuni, perangkat desa kepada awak media baru-baru ini.

Ia menuturkan mekanisme rekrutmen ini dijalankan agar perangkat desa bisa mengisi posisi yang benar-benar ahli di bidangnya. “Biar yang ahli bisa duduk di posisinya,” jelas Samsuni.

Ia menjelaskan pada periode kali ini di Kecamatan Gondanglegi ada dua yang menjalankan rekrutmen. Yaitu Desa Putukrejo dan Sukorejo.

Samsuni mengungkapkan, sistem rekrutmen sesuai perbup lebih efektif menjaring perangkat yang berintegritas dibanding sistem penunjukan.

“Sistem kalau ini cukup efektif menjaring person yang berintegritas. Iya pak dari pada sistem tunjukan,” tegas Samsuni.

Ia memaparkan, setelah verifikasi berkas mencukupi, selanjutnya diserahkan sepenuhnya ke tim uji.

Peserta akan menjalani tes tulis, wawancara, penguasaan komputer dan pidato.

“Nah hasilnya akan disaring lagi untuk menentukan layak tidaknya pendaftar. Yang layak akan direkomendasikan oleh camat ke kepala desa,” urai Samsuni.

Secara kritis Samsuni menyatakan jika pada sistem penunjukan, maka calon yang layak bisa saja tidak jadi, karena akan berat atau lebih condong memilih ke tim sukses.

Ia menuturkan, tim uji pada rekrutmen ini terdiri dari tim yang berasal dari tim khusus dan berpengalaman dari Kecamatan Gondanglegi.

Guna mencegah terjadinya KKN, Samsuni mengatakan, setelah tes tulis dan lainnya dilaksanakan, tidak semua peserta tadi bisa lolos.

Karena hanya yang layak saja yang lolos yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi serta menjalani seleksi ketat.

“Misal dari 7 pelamar yang layak 5. Maka nanti camat merekom 4 dari lima itu,” jelas Samsuni.

Lebih jauh, Samsuni mengatakan jika di Desa Putukrejo sendiri ada empat posisi perangkat desa yang kosong, dan butuh segera dicarikan personnya.

Samsuni memaparkan, setelah berkas fix pihaknya bersurat ke kecamatan dan menyerahkan sepenuhnya tahapan-tahapan berikutnya serta menyerahkan berkas pendaftaran dan berkas-berkas lain.

Ia menguraikan, banyak manfaat positif rekrutmen dengan sistem seperti yang sekarang dijalankan daripada sistem penunjukan.

“Banyak manfaat positif. Peserta yang mendafatar adalah kader-kader terbaik yang ada di desa. Dengan melalui tes dan ujian yang diselenggarakan, mereka akan lebih siap bekerja daripada sistem penunjukan. Selain itu, perangkat yang terpilih diharapkan bisa menaati peraturan-peraturan yang ada. (Had).