Berbagai Prestasi Mampu Diraih MTs Negeri 5 Malang di Tengah Pandemi

Foto: Salah satu siswi MTs Negeri 5 Malang saat menunjukkan prestasinya. (ist)

BACAMALANG.COM – Pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir setahun. Situasi yang tidak biasa ini, harus dihadapi dengan perasaan khawatir hingga ketakutan. Akan tetapi, sebagai insan pendidikan harus tetap bersemangat dalam menggapai prestasi bagi peserta didiknya.

Seperti diketahui, selama masa pandemi memang ada beberapa ajang lomba bagi peserta didik, baik tingkat kabupaten, provinsi hingga se-Pulau Jawa. Dalam ajang ini, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 5 Malang mampu mencatatkan sejumlah prestasi.

Prestasi ini antara lain seperti di bidang tarik suara yang diraih siswi bernama Alya Nur Afdholina. Ia mampu memncatatkan sebagai Juara 1 Lomba Seni Suara atau Menyanyi, Juara 3 Lomba Menyanyi Lagu Ambyar se-Kabupaten Malang, Juara 1 Lomba Menyanyi (The Best Perform) se-Malang Raya, Juara 1 Lomba Menyanyi (Casual Jeans) se-Malang Raya.

Selanjutnya adalah prestasi di bidang pencak silat. Menerjukan siswinya Adelia Pratiwi, MTs Negeri 5 Malang mampu meraih Juara 3 Lomba Pencak Silat Tunggal Remaja se-Kabupaten Malang. Selain itu, sisiwi atas nama Alkha Dachi Agasta juga mampu meraih Juara 2 Lomba Video Salam Pagar Nusa dan Salam NU se-Jawa, serta Juara 1 Lomba Kkntes Foto Pagar Nusa se-Nusantara.

“Alhasil, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan peserta didik MTs Negeri 5 Malang untuk tetap mengembangkan bakat dan kemampuannya agar lebih terasah dan terus meraih prestasi tertinggi,” kata Kepala MTs Negeri 5 Malang, Ahmad Musthofa, M.Pd.

Ia mengatakan, sejak massa pandemi Covid-19 ini berlangsung, memang sangat berdampak pada semua aspek, baik keagamaan, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lain-lain. MTs Negeri 5 Malang sebagai salah satu lembaga di bawah naungan Kementerian Agama yang beralokasi di Jalan Pemuda Purworejo Kecamatan Donomulyo, juga merasakan dampak pandemi Covid-19.

Untuk itu, lanjut dia, semua usaha dan strategi agar pembelajaran dan penugasan kepada peserta didik selama belajar di rumah (BDR) atau daring terus bisa dilakukan sehingga kompetensi dan daya paham peserta didik terhadap materi pelajaran bisa maksimal. “Memang ada kendala, tetapi kendala itu terus dicari solusinya,” ungkapnya .

Selain memaksimalkan pembelajaran secara online atau daring, MTs Negeri 5 Malang juga tetap memberikan kesempatan kepada peserta didik yang memiliki kemampuan non akademik tetap bisa berkreasi dan menunjukkan bakat yang dimilikinya. (yon/red)