Kasus MeMiles, OJK Malang Tunggu Laporan Korban

Kepala Kantor OJK Malang, Sugiarto Kasmuri (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Kadus investasi bodong MeMiles yang dibongkar Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu cukup menyita perhatian masyarakat.

Masyarakat yang menjadi korban investasi bodong itu pun sangat banyak. Hingga saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang masih menunggu laporan dari masyarakat yang menjadi korban MeMiles untuk melapor.

Namun, OJK Malang hingga sekarang belum menerima laporan mengenai adanya korban MeMiles di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, usai melakukan sosialisasi dengan Komisi XI DPR RI di salah satu rumah makan di Kepanjen, Kamis (5/4/2020).

“Saya belum menerima laporan itu. Saya juga masih nunggu kalau ada masyarakat yang jadi korban MeMiles,” kata Sugiarto.

Diterangkan Sugiarto, saat ini proses hukum kasus MeMiles itu masih terus berlanjut di Polda Jatim.

“Saat ini memang pihak penyidik di Polda menunggu juga kalau ada masyarakat yang mengadu. Walaupun mereka masih terus melakukan proses penyelidikan dan penyidikan pihak-pihak terkait. Tapi kami di Malang sampai hari ini saya belum menerima laporan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kasus investasi bodong MeMiles ini terungkap sejak Desember 2019 lalu. Sejumlah nama artis juga sempat terseret dalam kasus ini.

Dari pengungkapan kasus MeMiles ini, Polda Jatim menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 147,8 miliar, 28 unit mobil dan 3 unit sepeda motor. Polda Jatim pun menetapkan 5 orang sebagai tersangka, masing-masing antara lain Kamal Tarachan, Suhanda, Eva Martini Luisa, Prima Hendika, serta Sri Wiwid. (mid/yog)